• Senin, 8 Agustus 2022

Tidak Memihak Terhadap Ukraina, Rusia Puji Sikap China

- Rabu, 1 Juni 2022 | 21:20 WIB
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov


Jakarta, HanTer - Moskow menghargai dukungan Beijing dalam upayanya untuk menegakkan pendekatan utama Rusia untuk pembentukan arsitektur keamanan Eropa dan menghargai sikap China mengenai situasi di Ukraina, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan pada hari Rabu (1/6/2022).

"Kami sangat menghargai sikap yang seimbang dan tidak memihak dari teman-teman China kami mengenai situasi di dalam dan sekitar Ukraina," kata Lavrov dalam pidato video kepada peserta konferensi Rusia dan China: Kerjasama dalam Era Baru.

“Kami didukung oleh Beijing dalam upaya untuk mempertahankan pendekatan utama Rusia terhadap formasi arsitektur keamanan di Eropa,” lanjutnya.

Menurut Lavrov, pergeseran tektonik dalam lanskap geopolitik modern berfungsi sebagai katalis untuk memperdalam koordinasi kebijakan luar negeri bersama antara Moskow dan Beijing.

"Bersama dengan teman-teman kami dari China, kami menjaga pendekatan konstruktif dalam membangun hubungan dengan negara-negara pihak ketiga. Pada saat yang sama, posisi kami pada sebagian besar isu-isu utama dalam agenda global dan regional baik bertepatan atau sangat dekat," katanya.

Menteri Rusia menekankan bahwa Moskow dan Beijing bersama-sama mendukung penguatan peran koordinasi PBB dalam urusan global, kepatuhan pada prinsip dasar keamanan yang setara dan tak terpisahkan, yang menyiratkan tidak memperkuat keamanan sendiri dengan mengorbankan orang lain.

"Kami dipersatukan dengan teman-teman China kami melalui upaya kami menuju demokratisasi kehidupan internasional sehingga suara semua negara - baik besar atau kecil - didengar, dan klik sempit negara-negara Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat, tidak akan lagi mampu mendikte dunia aturan permainannya sendiri. Kami menolak semua sanksi tidak sah dan sepihak sebagai instrumen diktat politik yang tidak bermoral," tambah Lavrov.

Diplomat top Rusia itu juga mencatat bahwa filosofi dialog dan kerja sama yang saling setara yang dimiliki oleh Rusia dan China adalah inti dari Inisiatif Keamanan Global, yang disuarakan oleh pemimpin China Xi Jinping pada pembukaan Forum Boao untuk konferensi tahunan Asia di China pada 21 April. Moskow dan Beijing melakukan yang terbaik untuk memerangi terorisme dan ekstremisme.

"Kami bekerja keras atas nama solusi politik dan diplomatik untuk isu-isu global penting seperti program nuklir Iran, situasi di Semenanjung Korea dan penyelesaian konflik di Suriah dan Afghanistan," lanjut diplomat top Rusia itu.

Lavrov juga menyoroti pentingnya berhasil mempertahankan kerjasama antara Moskow dan Beijing dalam berbagai format multilateral.

"Negara-negara kami secara erat mengoordinasikan posisi mereka di Perserikatan Bangsa-Bangsa, G20, SCO [Organisasi Kerjasama Shanghai], BRICS [Brasil, Rusia, India, Cina, Afrika Selatan], APEC [Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik] dan lainnya. platform internasional," kata Lavrov. "Perhatian khusus sedang diberikan untuk memperkuat proses integrasi regional, terutama dalam kerangka EAEU [Uni Ekonomi Eurasia] dan inisiatif 'Belt and Road' China."

Menurutnya, semua itu memberikan peningkatan interaksi di kawasan Asia-Pasifik dan Eurasia, pembentukan Kemitraan Eurasia Raya untuk kepentingan pembangunan infrastruktur kawasan lebih lanjut dan pertumbuhan ekonomi yang stabil di benua bersama.

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X