• Jumat, 9 Desember 2022

Zakharova: Kiev Melegalkan Penangkapan Negara saat Membuat Perjanjian dengan Warsawa

- Senin, 23 Mei 2022 | 21:48 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova


Jakarta, HanTer - Rezim Kiev menyetujui status khusus bagi warga Polandia di Ukraina, sehingga memberikan mereka hak atas wilayah negara itu dan pada dasarnya melegalkan penangkapan negara tersebut.

"Dengan kedok mempertahankan identitasnya sendiri, rezim Kiev menghancurkannya dengan menembaki rakyatnya sendiri selama delapan tahun dan sekarang melakukan sesuatu yang tak terlihat yang secara de facto melegalkan penyitaan negara," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova di Telegram, Senin (23/5/2022).

Menurut Zakharova, ketika berbicara kepada parlemen nasional dengan permintaan untuk menyetujui hak-hak khusus bagi warga negara dari negara bagian lain, presiden negara itu "pada dasarnya mengizinkan mereka segalanya." Menurut kebocoran media, ini tentang menyamakan hak orang Polandia dengan hak orang Ukraina, dengan pengecualian hak untuk memilih.

"Ini adalah kasus kedaulatan. Sulit untuk membuat deskripsi yang berbeda. Bukan separatis, tetapi presiden negara itu sendiri memberi warga negara lain hak atas wilayah negaranya, tanpa menjadikan mereka warga negara Ukraina," katanya.

"Jika rezim Kiev begitu aktif mengeluarkan kemerdekaannya, lalu keluhan macam apa yang bisa diajukan pemerintah Ukraina terhadap Krimea?. Kedaulatan Ukraina tidak mengganggu siapa pun di Jalan Bankovaya, sejauh pertanyaan utamanya bukanlah bagaimana melestarikannya, tetapi kepada siapa harus diberikan," kata Zakharova.

Sementara itu dalam perjanjiannya dengan Warsawa Presiden Ukraina Vladimir Zelensky, berbicara di parlemen pada hari Minggu, mengumumkan kesepakatan yang dicapai dengan kepemimpinan Polandia untuk menyederhanakan penyeberangan perbatasan antar negara.

Dia menambahkan bahwa situasi saat ini secara tidak sengaja membuat Ukraina dan Polandia melupakan perselisihan tentang masa lalu bersama. Sebelumnya, Zelensky juga mengumumkan RUU yang akan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi warga Polandia di Ukraina.

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Iran Resmikan Pembangunan PLTN Kapasitas 300 Megawat

Minggu, 4 Desember 2022 | 09:59 WIB

AS Disebut Biarkan Eropa Tanggung Konsekuensi Krisis

Sabtu, 3 Desember 2022 | 15:18 WIB

Elon Musk Pasang Foto Pemakaman, #RIPTwitter Trending

Jumat, 18 November 2022 | 13:04 WIB
X