• Rabu, 29 Juni 2022

Enam Militan Tewas di Pabrik Azovstal Saat Coba Meledakkan Gudang Amunisi

- Minggu, 22 Mei 2022 | 18:43 WIB
Pabrik baja Azovstal di Mariupol yang terbakar akibat diledakkannya gudang amunisi tentara Ukraina sebelum menyerah.
Pabrik baja Azovstal di Mariupol yang terbakar akibat diledakkannya gudang amunisi tentara Ukraina sebelum menyerah.


Jakarta, HanTer - Sebanyak enam prajurit Ukraina tewas di wilayah Pabrik Azovstal di Mariupol ketika mereka mencoba meledakkan gudang amunisi mereka sebelum menyerah. Hal tersebut diungkapkan pemimpin Republik Rakyat Donetsk (DPR) Denis Pushilin kepada saluran YouTube Live Soloviev, akhir pekan lalu.

"Tidak jelas siapa yang melakukan ini, tidak ada yang bertanggung jawab, tetapi setelah kelompok utama keluar, seseorang memerintahkan untuk meledakkan gudang amunisi. Ini dilakukan dengan tergesa-gesa dan perintahnya tidak jelas, jadi, sebagai hasilnya, enam orang tewas seketika, dan setahu saya empat orang luka-luka," katanya.

Menurut Pushilin, sejumlah prajurit Ukraina yang tidak diketahui mungkin masih berada di wilayah pabrik. Dalam kata-katanya, mereka memiliki persediaan makanan dan air, tetapi kekurangan obat-obatan.

Lebih lanjut, Ketua DPR itu mengatakan, "setiap ruangan, setiap sudut dan celah" pabrik saat ini sedang digeledah secara menyeluruh.

Sebelumnya pada hari Jumat, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayjen Igor Konashenkov mengatakan bahwa Menteri Pertahanan Sergey Shoigu telah memberitahu Presiden Vladimir Putin bahwa operasi untuk membebaskan sepenuhnya pabrik Azovstal dan seluruh kota Mariupol dari militan Ukraina telah selesai.

Sebanyak 2.439 nasionalis batalyon Azov dan anggota layanan Ukraina, yang bersembunyi di dalam pabrik sejak 21 April, telah meletakkan senjata mereka dan menyerah sejak 16 Mei lalu.

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X