• Sabtu, 13 Agustus 2022

Saat Turki Menolak Biden Sambut Finlandia dan Swedia untuk Bergabung dengan NATO

- Jumat, 20 Mei 2022 | 01:17 WIB
Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson dan Presiden Finlandia Sauli Niinisto berjalan di sepanjang barisan tiang menuju Kantor Oval di Gedung Putih, di Washington, AS, pada 19 Mei 2022.
Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson dan Presiden Finlandia Sauli Niinisto berjalan di sepanjang barisan tiang menuju Kantor Oval di Gedung Putih, di Washington, AS, pada 19 Mei 2022.

Jakarta, HanTer - Presiden AS Joe Biden bertemu dengan para pemimpin Swedia dan Finlandia pada hari Kamis lalu untuk mengajukan permohonan mereka untuk bergabung dengan aliansi militer NATO, ketika Turki mengulangi penentangannya terhadap langkah tersebut.

Biden, yang telah memuji kerja sama antara Eropa dan AS dalam melawan Moskow selama invasi Rusia ke Ukraina, berdiri bersama Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson dan Presiden Finlandia Sauli Niinistö di Taman Mawar Gedung Putih yang cerah dihiasi dengan bendera.

Dia menyemangati hari "penting", memberikan dukungan kuatnya untuk dua negara demokrasi besar" untuk "bergabung dengan aliansi pertahanan terkuat yang paling kuat dalam sejarah dunia."

“Mereka memenuhi setiap persyaratan NATO dan kemudian beberapa,” kata Biden, seraya menambahkan dia menyerahkan dokumen hari ini ke Kongres AS untuk persetujuan cepat begitu NATO menyetujui aksesi mereka.

Turki telah menyatakan penentangan yang kuat untuk memasukkan Finlandia dan Swedia dalam aliansi tersebut, meminta Swedia untuk menghentikan dukungan bagi militan Kurdi yang dianggapnya sebagai bagian dari kelompok teroris dan keduanya mencabut larangan mereka atas beberapa penjualan senjata ke Turki.

Semua 30 anggota NATO harus menyetujui setiap pendatang baru. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan dalam sebuah video yang diposting di akun Twitter-nya pada hari Kamis bahwa Turki telah mengatakan kepada sekutunya bahwa mereka akan menolak keanggotaan Swedia dan Finlandia .

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa para pejabat AS yakin kekhawatiran Turki dapat diatasi, dan Biden mengatakan kepada wartawan "Saya pikir kita akan baik-baik saja," tentang masalah ini.

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Salman Rushdie Ditikam di New York

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:06 WIB
X