Di Dekat Dataran Tinggi Golan yang Diduduki, Israel Lancarkan Serangan Rudal Terhadap Quneitra Suriah

- Rabu, 11 Mei 2022 | 23:23 WIB
Tembakan anti-pesawat naik ke langit ketika rudal Israel menghantam posisi di sekitar ibu kota Damaskus, Suriah, pada 27 April 2022 lalu.
Tembakan anti-pesawat naik ke langit ketika rudal Israel menghantam posisi di sekitar ibu kota Damaskus, Suriah, pada 27 April 2022 lalu.

Jakarta, HanTer - Suriah mengatakan bahwa Israel telah melakukan serangan rudal di berbagai sasaran di pinggiran kota Quneitra di barat daya Suriah dekat Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, yang menandai agresi kedua terhadap negara yang dilanda perang dalam dua minggu.

Kantor berita resmi Suriah SANA, mengutip sumber militer, melaporkan bahwa beberapa rudal permukaan-ke-permukaan Israel menargetkan beberapa titik di sekitar desa Hader, terletak 75 kilometer (46 mil) barat daya ibukota Damaskus, Rabu (11/5/2022).

SANA menambahkan bahwa serangan itu mengakibatkan “beberapa kerusakan material.” Tidak ada laporan segera tentang korban.

Sebelumnya pada tanggal 27 April lalu, setidaknya empat tentara Suriah tewas dan tiga lainnya terluka setelah rudal Israel "bermusuhan" menghantam pinggiran Damaskus.

Mengutip sumber militer, SANA melaporkan pada saat itu bahwa pesawat Israel menembakkan beberapa rudal dari arah timur laut kota Israel Tiberias, yang terletak di pantai barat Laut Galilea, di daerah sekitar ibukota Suriah. "Sebagian besar proyektil dicegat dan dihancurkan sebelum mengenai target mereka," tambahnya.

Suriah telah dicengkeram oleh militansi yang didukung asing sejak Maret 2011. Pemerintah Suriah mengatakan rezim Israel dan sekutu Barat dan regionalnya membantu kelompok teroris Takfiri yang mendatangkan malapetaka di negara itu.

Israel sering menargetkan posisi militer di dalam Suriah, terutama gerakan perlawanan Hizbullah yang telah memainkan peran kunci dalam membantu tentara Suriah dalam memerangi teroris yang didukung asing.

Rezim Tel Aviv kebanyakan diam tentang serangannya di wilayah Suriah yang dipandang banyak orang sebagai reaksi spontan terhadap keberhasilan pemerintah Suriah yang meningkat dalam menghadapi terorisme.

Israel telah menjadi pendukung utama kelompok teroris yang menentang pemerintah Presiden Bashar al-Assad sejak militansi yang didukung asing meletus di Suriah.

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aksi Pembakaran Al Quran di Swedia Tuai Kecaman

Minggu, 22 Januari 2023 | 13:35 WIB

PM Selandia Baru Jacinda Arden Mengundurkan Diri

Kamis, 19 Januari 2023 | 10:49 WIB

Begini Raih Mimpi Master Program di Jepang

Kamis, 12 Januari 2023 | 23:27 WIB
X