• Selasa, 6 Desember 2022

IRGC Iran Serang Posisi Teroris di Erbil Irak

- Rabu, 11 Mei 2022 | 23:17 WIB
Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran
Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran


Jakarta, HanTer - Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran telah menargetkan dan menghancurkan posisi kelompok teroris yang beroperasi di dekat perbatasan barat negara itu di Erbil, ibu kota wilayah semi-otonom Kurdistan Irak.

Menurut sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Sepah News, Angkatan Darat IRGC melancarkan serangan pada Rabu (11/5/2022) pagi, namun tidak merinci jenis serangan itu, tetapi kantor berita Tasnim Iran melaporkan sebelumnya bahwa benteng-benteng teroris telah menjadi sasaran tembakan artileri.

IRGC mengatakan pasukan daratnya sebelumnya telah menangkap kelima anggota tim teroris yang berencana untuk melakukan kegiatan nakal di tanah Iran. Dikatakan, mereka ditangkap di kota Baneh di Provinsi Kordestan negara itu.

"Pengakuan yang dibuat oleh teroris yang ditahan menyebabkan serangan IRGC terhadap posisi teroris pada Rabu pagi," bunyi pernyataan itu.

Iran telah berkali-kali memperingatkan wilayah semi-otonom Kurdistan Irak bahwa mereka tidak akan mentolerir kehadiran dan aktivitas kelompok teroris di sepanjang perbatasan barat lautnya, dengan mengatakan negara itu akan memberikan tanggapan tegas jika daerah-daerah itu menjadi pusat teroris anti-Republik Islam.

Kembali pada bulan September tahun lalu, IRGC melancarkan serangan di Irak utara, di mana mereka menghancurkan empat pangkalan milik kelompok-kelompok yang bermusuhan.

“Kelompok kontra-revolusioner telah diorganisir oleh badan intelijen negara-negara musuh dan asing dan bahkan beberapa negara Arab di Irak utara” untuk digunakan “sejalan dengan [mencapai] tujuan mereka dan menciptakan hambatan di jalan Republik Islam,” wakil komandan Pangkalan Hamzeh Seyed al-Shohada Angkatan Darat IRGC di barat laut Iran, Brigadir Jenderal Majid Arjmand Far, mengatakan pada saat itu.

Pada bulan Maret, IRGC menembakkan selusin rudal balistik yang menghantam pangkalan rahasia Mossad di Jalan Masif-Saladin di Erbil di wilayah Kurdistan. Serangan itu dilaporkan menewaskan dan melukai beberapa operasi Israel.

Misi permanen Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menulis surat kepada sekretaris jenderal PBB dan kepala Dewan Keamanan, mengatakan bahwa Teheran “memiliki hak yang melekat untuk membela diri, berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk menanggapi tindakan kriminal semacam itu. kapan pun itu dianggap tepat.”

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Iran Resmikan Pembangunan PLTN Kapasitas 300 Megawat

Minggu, 4 Desember 2022 | 09:59 WIB

AS Disebut Biarkan Eropa Tanggung Konsekuensi Krisis

Sabtu, 3 Desember 2022 | 15:18 WIB

Elon Musk Pasang Foto Pemakaman, #RIPTwitter Trending

Jumat, 18 November 2022 | 13:04 WIB
X