• Sabtu, 13 Agustus 2022

Macron mengungkapkan keprihatinan atas situasi di Mariupol dan Donbass

- Rabu, 4 Mei 2022 | 13:27 WIB
Emmanuel Macron
Emmanuel Macron

Paris, HanTer - Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keprihatinan atas situasi di Mariupol dan Donbass.

Dalam percakapan itu ia meminta Rusia untuk mempromosikan evakuasi dari wilayah pabrik logam Azovstal.

"Pemimpin Prancis menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi di Mariupol dan Donbass dan meminta Rusia untuk mempromosikan evakuasi lebih lanjut dari pabrik Azovstal, yang dimulai dalam beberapa hari terakhir," kata staf kepresidenan Prancis.

Macron menekankan pentingnya koordinasi dengan organisasi kemanusiaan dan izin kepada para pengungsi untuk memilih tempat tinggal sesuai dengan hukum humaniter internasional.

Macron, menurut pernyataan itu, "sekali lagi menekankan konsekuensi serius" dari konflik Ukraina. Dia meminta Rusia untuk bertindak sesuai dengan tanggung jawabnya sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB," bunyi pernyataan itu.

Menurut penyiar televisi BFM, percakapan Macron dan Putin berlangsung lebih dari dua jam. Itu adalah dialog pertama mereka sejak pemilihan Macron untuk masa jabatan kedua pada 24 April. Sabtu lalu Macron mengadakan percakapan telepon dengan Presiden Ukraina Vladimir Zelensky.

Pada awal Februari, Macron mengunjungi Moskow untuk berbicara dengan Putin. Hari berikutnya dia pergi ke Kiev. Sejak dialog di Moskow, Macron dan Putin telah mengadakan percakapan telepon secara teratur.

Menurut harian Le Parisien, sejak Desember 2021, Macron dan Putin telah mengadakan sekitar 20 percakapan telepon.

Putin pada 24 Februari meluncurkan operasi militer khusus menyusul permintaan bantuan dari para pemimpin dua republik Donbass. Barat menanggapi dengan sanksi skala besar terhadap Rusia.

Halaman:

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Terkini

Salman Rushdie Ditikam di New York

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 08:06 WIB
X