• Rabu, 10 Agustus 2022

Rusia Hancurkan Sistem Pertahanan S-300, Gudang Senjata Kiriman AS dan Negara-negara Eropa di Ukraina

- Minggu, 1 Mei 2022 | 20:09 WIB
Ilustrasi rudal Onyx milik Rusia
Ilustrasi rudal Onyx milik Rusia

Jakarta, HanTer - Angkatan Udara Rusia menghancurkan dua sistem rudal S-300 dan merusak dua gudang dengan amunisi dan bahan bakar di wilayah Ukraina, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan kepada wartawan, Minggu (1/5/2022).

"Penerbangan operasional-taktis dan tentara dari Angkatan Udara Rusia menghancurkan dua sistem rudal anti-pesawat S-300 Ukraina di daerah pemukiman Zaporozhye dan Artemovsk. Dua gudang amunisi dan bahan bakar di daerah pemukiman Privolnoe dan Shevchenko dari wilayah Zaporozhye terkena, serta 15 benteng dan area konsentrasi pasukan dan peralatan," katanya.

Angkatan Bersenjata Rusia menghancurkan hanggar dengan senjata dan amunisi yang dikirim dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa ke wilayah Odessa menggunakan rudal Oniks dan menghancurkan landasan pacu sebuah lapangan terbang militer.

"Rudal Onyx presisi tinggi menghancurkan hanggar dengan senjata dan amunisi yang diterima dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa di lapangan terbang militer di wilayah Odessa dan juga menghancurkan landasan pacu," kata Konashenkov.

Tujuh fasilitas militer Ukraina terkena rudal presisi tinggi dari Angkatan Udara Rusia, termasuk tiga gudang senjata rudal dan amunisi, Konashenkov menambahkan.

"Rudal peluncuran udara presisi tinggi dari Pasukan Dirgantara Rusia menghantam tujuh fasilitas militer Ukraina, termasuk empat area konsentrasi pasukan dan peralatan militer, serta tiga gudang senjata rudal dan artileri dan amunisi di area pemukiman Rusia." Berezovoe di Republik Rakyat Donetsk, Slatino dan Barvenkovo ​​di wilayah Kharkov," katanya.

Pada saat yang sama, sistem pertahanan udara Rusia menghancurkan dua pesawat Su-24M Ukraina, 12 drone, dan dua rudal Tochka-U. “Sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh dua pesawat pengebom Su-24M Angkatan Udara Ukraina di wilayah Kharkov. Juga 12 kendaraan udara tak berawak Ukraina hancur pada malam hari,” kata Konashenkov.

Sekitar 150 pesawat, serta 672 kendaraan udara tak berawak (UAV), dan 312 sistem peluncuran roket ganda Ukraina telah dihancurkan sejak dimulainya operasi militer khusus Rusia.

"Secara total, sejak awal operasi militer khusus, 145 pesawat, 112 helikopter, 672 kendaraan udara tak berawak, 281 sistem rudal anti-pesawat, 2.703 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 312 sistem peluncuran roket ganda telah dihancurkan," Konashenkov ditambahkan.

Halaman:

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X