• Selasa, 7 Februari 2023

Diplomat Rusia Sebut AS dan NATO Bergerak ke Tahap Akhir Merencanakan Provokasi di Ukraina

- Minggu, 24 April 2022 | 14:32 WIB
MOSCOW, RUSSIA - MARCH 29, 2022: Russian Foreign Ministry Spokeswoman Maria Zakharova during a press briefing on Russia's current foreign policy. Russian Foreign Ministry/TASS  ??????. ??????. ??????????? ????????????? ??? ?????? ????? ???????? ?? ????? ???????? ?? ??????? ???????? ??????? ????????. ?????-?????? ??? ??/???? (Russian Foreign Ministry)
MOSCOW, RUSSIA - MARCH 29, 2022: Russian Foreign Ministry Spokeswoman Maria Zakharova during a press briefing on Russia's current foreign policy. Russian Foreign Ministry/TASS ??????. ??????. ??????????? ????????????? ??? ?????? ????? ???????? ?? ????? ???????? ?? ??????? ???????? ??????? ????????. ?????-?????? ??? ??/???? (Russian Foreign Ministry)


Jakarta, HanTer - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa AS dan mitra NATO-nya telah pindah ke tahap akhir merencanakan provokasi di Ukraina, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menulis di saluran Telegramnya.

"Informasi oleh Kementerian Pertahanan Rusia yang diterbitkan hari ini dengan jelas membuktikan: Washington, dalam koordinasi erat dengan mitra NATO, telah pindah ke tahap akhir merencanakan provokasi di Ukraina yang harus meyakinkan komunitas global bahwa Rusia menggunakan zat tempur beracun dan agen biologis," kata diplomat itu.

Dia menekankan bahwa rencana awal Washington melibatkan tekanan ekonomi pada Rusia untuk membuat Moskow sepenuhnya mempertimbangkan kembali kepentingan yang sah di bidang keamanan. "Itu tidak berhasil. Sekarang AS bergerak untuk melibatkan senjata pemusnah massal (WMD), secara praktis ke permainan di luar garis merah," kata juru bicara itu.

"Jika ini terjadi, akan ada korban yang tak terhitung jumlahnya. Dan masing-masing dari mereka berada di hati ahli strategi Amerika di kantor Gedung Putih, Departemen Luar Negeri dan Pentagon, dan pada hati nurani, jika ada yang tersisa darinya. , dari boneka mereka di Kiev," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Satuan Perlindungan Radiasi, Kimia, dan Biologi Rusia Igor Kirillov mengatakan bahwa AS sedang mempersiapkan provokasi untuk menuduh Rusia menggunakan senjata nuklir kimia, biologi, atau taktis.

Menurut dia, Washington menyiapkan tiga skenario, yang pertama yakni skenario insiden bendera palsu yang dipentaskan yang kedua penggunaan senjata pemusnah massal (WMD) secara rahasia dalam jumlah kecil dan yang ketiga, yang paling kecil kemungkinannya yakni penggunaan senjata pemusnah massal secara terbuka dalam pertempuran. 

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PBB: 22,6 Juta Warga Ethiopia Alami Kerawanan Pangan

Minggu, 5 Februari 2023 | 17:15 WIB

Militer AS Tembak Jatuh Balon Mata-Mata China

Minggu, 5 Februari 2023 | 14:05 WIB

Penembakan Massal di AS Tewaskan 5 Orang Warga China

Sabtu, 28 Januari 2023 | 16:10 WIB

Aksi Pembakaran Al Quran di Swedia Tuai Kecaman

Minggu, 22 Januari 2023 | 13:35 WIB
X