• Minggu, 25 September 2022

Sedikitnya 13 Orang Terluka dari Insiden Penembakan di Stasiun Kereta Bawah Tanah Brooklyn

- Selasa, 12 April 2022 | 21:50 WIB
Polisi saat menyelidiki penembakan yang terjadi di stasiun kereta bawah tanah di 4th Ave. dan 36th St. di Sunset Park, Brooklyn, pada hari Selasa (12/4/2022).
Polisi saat menyelidiki penembakan yang terjadi di stasiun kereta bawah tanah di 4th Ave. dan 36th St. di Sunset Park, Brooklyn, pada hari Selasa (12/4/2022).

Jakarta, HanTer - Sedikitnya 13 orang terluka dalam insiden penembakan yang terjadi di peron stasiun kereta bawah tanah Brooklyn selama jam sibuk pada Selasa pagi waktu setempat, atau Selasa malam WIB, sebuah episode kekerasan baru yang terjadi di tengah kekhawatiran tentang keselamatan publik ketika Kota New York berjuang untuk pulih dari pandemi Covid-19.

Departemen Pemadam Kebakaran mengatakan bahwa 13 orang terluka dan pihak kepolisian sedang mencari seorang pelaku dengan ciri-ciri pria yang menggunakan masker gas dan rompi konstruksi berwarna oranye seperti layaknya pekerja konstruksi kereta bawah tanah.

Polisi dan petugas pemadam kebakaran mengatakan bahwa penyelidik berusaha untuk menentukan sumber kondisi asap di stasiun kereta bawah tanah dan apakah ada bahan peledak yang diledakkan selama insiden tersebut. Seorang juru bicara Departemen Kepolisian mengatakan bahwa tidak ada alat peledak aktif yang ditemukan di tempat kejadian.

"Petugas polisi dipanggil ke stasiun kereta bawah tanah 36th Street, di mana jalur D, N dan R melewati lingkungan Sunset Park, sekitar pukul 08:30," kata Departemen Kepolisian. Mereka juga menerima laporan adanya asap di dalam stasiun.

Pejabat transit mengatakan bahwa kereta di jalur D, N dan R akan ditunda karena penyelidikan. Otoritas Transportasi Metropolitan, yang mengoperasikan kereta bawah tanah kota, mengatakan tidak ada rincian tambahan yang segera tersedia hingga saat berita ini diturunkan.

Penembakan di New York City telah meningkat tahun ini, dan peningkatan kejahatan senjata api telah menjadi fokus utama Walikota Eric Adams sejak ia menjabat pada Januari. Hingga 3 April, insiden penembakan meningkat menjadi 296 dari 260 pada periode yang sama tahun lalu, menurut statistik Departemen Kepolisian.

Peningkatan itu terjadi setelah kekerasan senjata mencapai titik terendah dalam sejarah pada 2018 dan 2019, dan kota itu masih tetap lebih aman daripada tahun-tahun sebelumnya. Tetapi ketika warga New York keluar dari penutupan yang menandai dimulainya pandemi, banyak yang menganggap kota itu lebih berbahaya daripada ketika pandemi melanda New York pada musim semi 2020.

Adams, seorang mantan perwira polisi, telah berusaha meyakinkan penduduk dan menjadikan penanggulangan kejahatan senjata sebagai fokus utama pemerintahannya. Dia baru-baru ini mengerahkan tujuh unit polisi anti-senjata baru, dan bulan lalu, Departemen Kepolisian mulai menegakkan apa yang disebut masalah kualitas hidup, penegakan yang lebih ketat terhadap pelanggaran tingkat rendah dalam upaya mencegah kejahatan yang lebih serius.

Walikota telah mengambil pendekatan serupa dalam sistem kereta bawah tanah, di mana para pemimpin transit selama berbulan-bulan sebelum masa jabatannya mencari lebih banyak bantuan dalam mengawasi kereta api dan stasiun. 

Editor: Hermansyah Terbit

Tags

Terkini

Pemakaman Kenegaraan Ratu Elizabeth 19 September

Minggu, 11 September 2022 | 08:17 WIB

Raja Charles III, Pecinta Akademik Pendobrak Tradisi

Jumat, 9 September 2022 | 07:22 WIB
X