• Minggu, 25 September 2022

India Pamerkan Kekuatan Militer di Hari Republik

- Rabu, 26 Januari 2022 | 20:33 WIB
Ilustrasi parade militer India pada Hari Republik, Rabu (26/1/2022).
Ilustrasi parade militer India pada Hari Republik, Rabu (26/1/2022).

Jakarta, HanTer - Tank-tank bergerak pelan dan deru pesawat tempur yang memekakkan telinga, bergema di seluruh New Delhi pada hari Rabu (26/1/2022), ketika militer India memamerkan kekuatannya pada Hari Republik.

Acara tahunan 26 Januari itu menandai adopsi konstitusi India dengan peluncur misil, flyover jet, aksi sepeda motor dan pita kuningan dari Pasukan Keamanan Perbatasan yang menunggangi unta.

Batalyon militer dan polisi berbaris di jalan raya melewati Perdana Menteri Narendra Modi tetapi tanpa tamu kehormatan asing yang biasa diundang, lantaran India tengah memerangi kebangkitan infeksi penyakit Covid-19.

Jumlah penonton di sepanjang sela-sela prosesi yang biasanya ramai dibatasi hingga 4.000 orang dan penonton terkemuka duduk berjauhan, setelah pihak berwenang mengumumkan telah melampaui 40 juta kasus virus corona sejak pandemi dimulai.

Upacara hari Rabu juga menampilkan kendaraan hias parade keliling yang menyoroti sejarah dan keragaman budaya negara itu bersama para penari tradisional.

India yang sedang memperingati 75 tahun sejak berakhirnya pemerintahan kolonial Inggris dan beberapa pertunjukan mendramatisir peristiwa dari perjuangan kemerdekaan bangsa yang panjang di paruh pertama abad ke-20.

Pemerintah Modi mengumumkan akan secara anumerta menganugerahi mantan kepala pertahanan Jenderal Bipin Rawat dengan kehormatan sipil tertinggi kedua di India, Padma Vibhushan.

Rawat terlihat dekat dengan perdana menteri nasionalis Hindu dan mendukung agenda politiknya tetapi meninggal dalam kecelakaan helikopter pada November lalu.

Modi juga memberikan penghormatan kepada tentara yang gugur sebelum parade dimulai, hanya beberapa hari setelah pemerintahnya memprovokasi badai kecil dengan memadamkan “api abadi” di dekatnya yang berfungsi untuk memperingati orang India yang tewas di medan perang.

Nyala api telah menyala selama 50 tahun tetapi sekarang telah digabungkan dengan tugu peringatan perang baru, yang diresmikan pada 2019.

Pemerintah Modi telah memulai renovasi ekstensif situs-situs utama di New Delhi dan telah dituduh berusaha untuk mencap identitasnya sendiri di kota itu.

Sebuah kehadiran keamanan yang ketat mengelilingi program resmi Rabu setelah pemerintah dipermalukan pada Hari Republik tahun lalu oleh protes kacau di ibukota.

Para petani yang memprotes undang-undang reformasi pertanian, sejak ditinggalkan oleh pemerintah, membuat kerusuhan di atas traktor melalui jalan-jalan kota dan mengibarkan bendera di Benteng Merah yang bersejarah, sementara ratusan petugas polisi terluka.

Editor: Hermansyah

Tags

Terkini

Pemakaman Kenegaraan Ratu Elizabeth 19 September

Minggu, 11 September 2022 | 08:17 WIB

Raja Charles III, Pecinta Akademik Pendobrak Tradisi

Jumat, 9 September 2022 | 07:22 WIB
X