• Kamis, 1 Desember 2022

Sebagai Tanggapan Atas Balon Pembakar, Israel Lancarkan Serangan Udara Baru di Gaza 

- Kamis, 17 Juni 2021 | 00:01 WIB
Ledakan menerangi langit malam di atas gedung-gedung di Kota Gaza saat pasukan Israel menembaki daerah kantong Palestina, pada Rabu (16/6/2021)
Ledakan menerangi langit malam di atas gedung-gedung di Kota Gaza saat pasukan Israel menembaki daerah kantong Palestina, pada Rabu (16/6/2021)

Jakarta, HanTer - Israel telah melancarkan serangan udara di Jalur Gaza pada hari Rabu (16/6/2021), yang pertama sejak akhir 11 hari pertempuran lintas perbatasan bulan lalu, sebagai tanggapan terhadap balon pembakar yang diluncurkan dari wilayah Palestina.

Gejolak itu merupakan ujian pertama bagi pemerintah baru Israel, menyusul pawai di Yerusalem Timur pada sehari sebelumnya oleh kaum nasionalis Yahudi yang mendapat ancaman tindakan dari Hamas, kelompok militan yang berkuasa di Gaza.

Militer Israel mengatakan pesawatnya menyerang kompleks bersenjata Hamas di Kota Gaza dan kota selatan Khan Younis dan siap untuk semua skenario, termasuk pertempuran baru dalam menghadapi aksi teroris lanjutan yang berasal dari Gaza.

Serangan itu, kata militer, terjadi sebagai tanggapan atas peluncuran balon, yang menurut laporan pemadam kebakaran Israel menyebabkan 20 kebakaran di lapangan terbuka di komunitas dekat perbatasan Gaza.

Seorang juru bicara Hamas, membenarkan serangan Israel, mengatakan Palestina akan terus melakukan perlawanan berani mereka dan membela hak-hak mereka dan situs suci di Yerusalem.

Beberapa jam sebelumnya, ribuan orang Israel yang mengibarkan bendera berkumpul di sekitar Gerbang Damaskus Kota Tua Yerusalem sebelum menuju ke Tembok Barat suci Yudaisme, yang memicu kemarahan dan kecaman warga Palestina.

Israel, yang menduduki Yerusalem Timur dalam perang 1967 dan kemudian mencaploknya dalam sebuah langkah yang tidak mendapat pengakuan internasional, menganggap seluruh kota sebagai ibu kotanya. Palestina ingin Yerusalem Timur menjadi ibu kota negara masa depan yang akan mencakup Tepi Barat dan Gaza.

Sebelum pawai hari Selasa, Israel meningkatkan penyebaran sistem anti-rudal Iron Dome untuk mengantisipasi kemungkinan serangan roket dari Gaza.

Tetapi ketika para demonstran mulai bubar setelah malam tiba di Yerusalem, tidak ada tanda-tanda tembakan roket dari daerah kantong itu.

Halaman:

Editor: Hermansyah

Tags

Terkini

Elon Musk Pasang Foto Pemakaman, #RIPTwitter Trending

Jumat, 18 November 2022 | 13:04 WIB

Kemenangan Partai Republik Bakal Untungkan Rusia

Rabu, 9 November 2022 | 23:30 WIB

Pejabat Senior Rusia Tewas dalam Sebuah Kecelakaan

Rabu, 9 November 2022 | 23:12 WIB
X