Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 02 Mei 2018 13:08 WIB
PERINGATI HARI PENDIDIKAN NASIONAL

Menpora Ajak Pelajar Pahami Arti Perbedaan Dalam Apel Kebangsaan

Jakarta, HanTer - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengajak kepada seluruh elemen pelajar Indonesia untuk memahami segala perbedaan yang ada di tanah air, baik suku, agama maupun ras.

Hal tersebut dikatakan saat membuka gelaran acara bertajuk "Kemah Pendidikan dan Apel Kebangsaan" kepada 5000 siswa/i yang hadir di Lapangan PP-PON, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (2/5/2018) pagi.

Ia meminta kepada seluruh pelajar di pelosok tanah air untuk tetap bersatu dan bersama-sama membangun keharmonisasian demi mempererat tali persaudaraan.

Sehingga segala upaya itu akan berdampak baik bagi bangsa Indonesia kedepannya. Karena menurutnya, perbedaan yang ada merupakan sebuah rahmat dari Sang Pencipta.

"Berbeda itu rahmat yang begitu mulia. Namun bukan karena perbedaan kemudian kita melakukan segala cara untuk menunjukkan ego, saling menista atau saling menyakiti," kata Imam dalam sambutannya.

"Tapi perbedaan ini harus benar-benar kita junjung dan hormati. Tantangan kita hari ini tentu kita tidak bisa hadapi sendiri. Kita harus mengutamakan kepentingan bangsa dibanding pribadi maupun golongan," sambung dia.


Pria kelahiran Bangkalan, Madura itu, menambahkan, bahwa sejatinya para pelajar merupakan sebuah aset dan tonggak penting sebagai tolak ukur bangsa Indonesia kedepannya.

Pasalnya, jelas Imam, para pelajar saat ini maupun yang akan datang akan melakukan sebuah sistem regenerasi yang kelak akan memimpin bangsa Indonesia dan berbicara di mata dunia.

"Yakinkan kepada seluruh pelajar, karena di pundak pelajarlah masa depan Indonesia dipertaruhkan," Imam memaparkan.

Kemah Pendidikan dan Apel Kebangsaan kali ini dilaksanakan oleh tiga organisasi kepemudaan pelajar, IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama), IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah), dan PII (Pelajar Islam Indonesia).

Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga, Asrorun Niam Sholeh menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai peneguhan komitmen kepada pelajar Indonesia demi meminimalisir segala bentuk hal negatif.

"Kegiatan ini juga untuk meningkatkan pendidikan yang berkeadaban, mencegah terjadinya kekerasan dan eksploitasi di dunia pendidikan, menanggulangi bahaya narkoba, terorisme, dan kenakalan remaja, serta ujaran kebencian dan hoax," ucapnya.


(Eka)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats