Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 19 Januari 2018 22:04 WIB

Isnanta: Satu Cabor Bisa Memperkuat Industri

Cipanas, HanTer - Olahraga memiliki deminsi luas, tidak hanya sekadar meningkatkan kebugaran jasmani dan kesehatan, namun juga penguatan dari segi ketahanan nasional, penguatan industri, dan penciptaan hemat energi. Sehingga, lima program nasional yang ditetapkan pemerintah melalui dokumen RPJP yg disusun oleh Bappenas, pembangunan olahraga bisa mengisi di tiga program tersebut.
 
Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga, Dr. Raden Isnanta M.Pd, menuturkan jika satu cabang olahraga (Cabor) bisa memperkuat sebuah industri. Hal tersebut diungkapkannya dalam rapat koordinasi teknis kepegawaian di lingkungan kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) 2018 di Cipanas, Jumat (19/1/2018).
 
Tak hanya itu, Isnanta juga mengklaim mampu meningkatkan ketahanan energi dibeberapa hal. Dirinya pun menyontohkan dalam salahsatu program Kemenpora dibawah payung "Ayo Olahraga" bertajuk Gowes Pesona Nusantara.
 
"Gowes itu jika dibudayakan akan memperlihatkan hitungan ekonomis dari sisi bahan bakar," ungkap Raden Isnanta.
 
Tentang stabilitas keamanan juga disinggung oleh pria kelahiran Kulon Progo itu dalam rapat koordinasi teknis tersebut. Dirinya mengatakan, mengapa seorang Presiden mau mengajak bermain bola, bukan lain menurutnya yang bertujuan untuk kemajuan sepakbola nasional serta melalui olahraga tersebut masyarakat tidak membahas tentang asal-usul satu sama lainnya.
 
"Melalui sepakbola, masyarakat tidak membahas suku,agama dan ras. Mereka hanya membicarakan Evan Dimas, Egy Maulana, Indonesia, Merah Putih, juara, medali, karena bola. Cabor yang lain juga bisa tak hanya melalui sepakbola, seperti buutangkis, voli, basket, atletik dan lainnya. Itu merupakan nilai dimensi dalam ketahanan nasional yang sangat tinggi sekali," tabah Isnanta.
 
Sementara itu, Kemenpora, terang Isnanta, sangat menyambut baik adanya Germas, sebuah gerakan nasional yang diprakarsai oleh Presiden RI, mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat.
 
Ia menuturkan bahwa intruksi Presiden terkait Germas sudah dilakukan oleh pihaknya melalui gerakan Ayo Olahraga. "Inpres mengenai Germas mengamanahkan Kemenpora untuk menindaklanjutinya.
 
Sementara itu, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menuturkan melalui Rakornis Kemenpora ini pihaknya konsen terhadap kompetensi dan peningkatan kualitas kepegawaian, sekaligus menyamakan sinergitas.
 
Lebih lanjut, Gatot menuturkan jika Menpora Imam Nahrawi ingin adanya Rapat Koordinasi Tingkat Nasional (Rakornas) dalam waktu beberapa bulan kedepan yang rencananya juga akan dihadiri oleh Bapak Presiden Joko Widodo atau Bapak Wakil Presiden dan para pemangku kepentingan bidang pemuda dan olahraga.
 
"Bulan-bulan depan akan menjadi bulan krusial (persiapan Asian Games, Asian Para Games 2018 dan konsolidasi) sebagai justifikasi kuat kita agar Rakornas dapat dihadiri Bapak Presiden, kita juga ingin Kemenpora juga mendapatkan perhatian lebih banyak dari Bapak Presiden," tambahnya.
 
Rakornis ini diikuti para pejabat eselon I, II, III dan IV, para Kepala UPT, Direktur RSON, Bsank, LADI serta Direktur LPDUK.
 
Serta menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga Bappenas Woro Sri Hastuti Sulistyaningrum yang menyampaikan paparan tentang Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan Kepemudaan dan Keolahragaan dalam Rangka Persiapan Penyusunan RKP Tahun 2019.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats