Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 29 November 2017 19:12 WIB

Gowes Pesona Nusantara dan Hari Bersepeda Nasional Hadir di Pameran Inovasi Diklatpim I LAN

Jakarta, HanTer - Pameran Inovasi Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat I Angkatan 37 Tahun 2017 Lembaga Administrasi Negara resmi dibuka oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Adi Suryanto, di Graha Makarti Bhakti Nagari, Jakarta, Rabu (29/9/2017).
 
Rasa bangga terlontar dari Adi Suryanto dalam sambutan pembuka terhadap peserta pameran, di mana menurutnya para peserta sangat bersungguh-sungguh dalam mengarungi diklat serta sajian dalam melakukan pameran inovasi perubahannya.
 
"Saya patut berbangga dan salut untuk para peserta yang sangat luar biasa menampilkan hasil proyek perubahan dengan khas dari masing-masing daerah serta misinya. Ini merupakan bukti bahwa Indonesia memiliki beragam budaya yang sangat menarik,” ujar Adi Suryanto.
 
Peserta pameran Inovasi perubahan Diklatpim 2017 raden Isnanta saat menerangkan misinya terhadap kepala LAN Adi Suryanto
 
Ya, pameran tersebut menyajikan beragam stand yang menampilkan hasil proyek perubahan peserta diklat, yang merupakan para Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Tinggi Madya di Kementerian/Lembaga serta Polri dengan tampilan khas dari misi individu yang diusungnya.
 
Seperti halnya Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Dr. Raden Isnanta M.Pd yang ambil bagian dalam Pameran Inovasi Diklatpim Tingkat I tahun 2017 ini. Program andalan Kemenpora dibawah payung "Ayo Olahraga" melalui program Gowes Pesona Nusantara di mana gongnya adalah pencanangan Hari Bersepeda Nasional setelah masyarakat bersepeda menginginkan lahirnya Keppres tentang Hari Bersepeda Nasional.
 
Dr. Raden Isnanta M.Pd, juga mengatakan bahwa kegiatan bersepeda bukan hanya untuk meningkatkan kebugaran masyarakat, melainkan juga menghemat energi dan ramah lingkungan. "Kegiatan bersepeda secara bersama-sama seperti Gowes Nusantara ini juga turut menciptakan suasana keakraban di masyarakat tanpa melihat latarbelakang status. Bersepeda membentuk kerukunan sosial dan menyatukan perbedaan," kata Dr. Raden Isnanta M.Pd.
 
Kunjungan para peserta lainnya ke stand Gowes Pesona Nusantara dan HAri Bersepeda Nasional
 
Program proyek perubahan yang diusung oleh Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora itu bukanlah hanya sebuah jargon belaka. Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo pernah mengatakan jika dirinya senang bersepeda sedari dulu. Menurutnya, bersepeda itu mandiri dan bekerja keras. Uniknya lagi, dalam setiap kesempatan kunjungan kerja orang nomor satu di Indonesia saat ini sering kali membagikan beberapa sepeda kepada warga.
 
"Bersepeda itu gambaran kebersamaan dari anggota tubuh yang beragam bentuk, fungsi dan posisinya. Dengan mengayuh sepeda seluruh anggota badan bergerak dalam harmoni. Dua tungkai kaki mengayuh pedal seirama, mata memandang awas ke depan, tangan menggenggam kemudi seraya jari waspada menarik tuas rem," tutur Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.
 
"Bersepeda itu bergerak maju dalam keseimbangan. Jika jalan menanjak, badan sedikit membungkuk. Jika berbelok ke kanan atau ke kiri, tubuh ikut menyelaraskan. Satu yang tetap, titik berat pesepeda selalu ada di tengah- tengah. Bersepeda itu adalah bekerja keras dan mandiri, melaju dalam harmoni dan keseimbangan. Kemajuan, kelajuan, juga kecepatan dihasilkan dari usaha sendiri, gerak tubuh sendiri, tanpa mesin atau dorongan tenaga orang lain. Seberapa cepat kita ingin sampai ke tujuan tergantung seberapa keras kita mengayuh," tambahnya.
 
Antrian pengunjung yang ingin mengetahui lebih detil stand Gowes Pesona Nusantara dan Hari Bersepeda Nasional milik Raden Isnanta
 
Hal tersebut telah menjelma menjadi sebuah filosofi dari bersepeda yang dikumandangkan oleh Presiden Joko Widodo, selain ramah lingkungan, sepeda mampu menjadi alternatif lain untuk moda transportasi mengatasi kemacetan. 
 
Terkait pencanangan Hari Bersepeda, Raden Isnanta menuturkan bahwa pihaknya telah banyak mendengar dan telah mencatat berbagai keinginan dan aspirasi masyarakat sepeda, baik melalui komunitas-komunitas maupun melalui pemerintah daerah yang menginginkan adanya Hari Bersepeda Nasional, bahkan berkeinginan adanya penyediaan fasilitas atau jalur khusus bersepeda yang aman dan nyaman, juga menginginkan adanya tempat-tempat parkir sepeda serta akses bersepeda baik dikereta maupun di moda transportasi umum lainnya.
 
"Keinginan baik tersebut langsung kami respon melalui dialog dan diskusi yang intens antara pemerintah, lintas kementerian, komunitas bersepeda serta steakholder lainnya seperti pakar hukum yang disimpulkan bahwa memang perlu sebuah gerakan berupa pencanangan Hari Bersepeda Nasional, sehingga pada tanggal 19 November lalu telah terjadi ikrar dan sebuah pernyataan dalam rapat akbar di Sragen, di mana para masyarakat sepeda semakin membulatkan tekad adanya Hari Bersepeda Nasional," ucap Dr. Raden Isnanta M.Pd.
 
"Selaku pemerintah, kami sangat memahami betul bahwa melalui bersepeda memiliki fungsi yang universal dan kami coba membawa aspirasi masyarakat pesepeda dari 34 Provinsi, sehingga akan kami teruskan aspirasi masyarakat bersepeda ini ke bapak Presiden untuk menjadi sebuah keputusan Presiden tentang Hari Bersepeda Nasional," terangnya.
 
"Menuju kesana, kami pun telah menyiapkan draf Keputusan Presiden tentang Hari Bersepeda Nasional yang diawali proses pembahasan, pengkajiaan baik aspek yuridis, sosiologis maupun aspek-aspek lainnya, serta penelaahaan oleh para pakar, utusan komunitas dan dari Kementerian/Lembaga terkait agar adanya Hari Bersepeda Nasional dapat terwujud sesuai dengan keinginan dan cita-cita seluruh elemen masyarakat dan kedepannya memiliki nilai manfaat yang besar untuk pembangunan olahraga khususnya dan pembangunan nasional secara umumnya," pungkas pria yang akrab disapa pa Is itu.
 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats