Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 19 November 2017 16:22 WIB
Gowes Pesona Nusantara

Menpora Gunakan Pakaian Pejuang saat Gowes di Sragen

Sragen, HanTer - Perhelatan Gowes Pesona Nusantara (GPN) 2017 akhirnya memasuki etape terakhir pada Minggu (19/11/2017). Adalah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menjadi daerah yang menjadi titik pelaksanaan ke-90 sejak program dibawah payung Ayu Olahraga itu dimulai pada 13 Mei 2017 lalu.
 
Mengambil start di jalan depan Stadion Taruna, Sragen, antrean pegowes mencapai lebih dari 2 kilometer sampai dengan alun-alun utara Sragen. Jalanan di Kota Sragen, menjadi sungai manusia yang memanjang dari selatan ke utara. Suasana menjadi semakin istimewa, setelah Menpora Imam Nahrawi tiba dengan dandanan unik, mengenakan sepeda onthel tua dengan baju khas pejuang 45 berwarna putih.
 
Kehadiran orang nomor satu di dunia olahraga tanah air tersebut membuat suasana menjadi semakin meriah. Tak ayal, warga langsung berebut untuk berfoto dengan pria kelahiran Bangkalan, Madura itu.
 
Sebelum memulai start, Menpora dalam sambutannya mengakui cukup nyaman dengan pakaian yang dipakainya. Dia menyebut, sepeda sebagai sarana transportasi pada masa perjuangan benar-benar dirasakannya karena memakai pakaian tersebut. "Saya memakai pakaian pejuang dan merasakan alat trasnportasi ini di era perjuangan sangat penting. Sepeda harus dikenang bukan hanya sebagai sarana trasnportasi dan sarana perjuangan, kita harus bangga," katanya.
 
Setelah itu, Imam melepas start dan juga turut menggowes bersama belasan ribu pesepeda yang sudah berkumpul sejak pagi hari. Total 15 kilometer ditempuh melewati pertigaan Ponidin-jalan desa Kroyo-Ngablak-Kedawung-Gandok Margoasri-Karang Malang, Sukerojo, dan finis di Stadion Taruna. 
 
Bupati Sragen Yuni Sukowati Kusdinar Untung juga ambil bagian dalam gowes ini. Selain itu, ada Deputi III Kemenpora R Isnanta, Sesdep III Bambang Laksono, Staf Khusus Anggia Ermarini, dan juga beberapa pejabat Kemenpora lainnya. 
 
Total, dibutuhkan waktu hampir dua jam untuk mencapai garis finis karena di perjalanan, Menpora juga sempat berhenti menyapa warga dan menyambut antusiasme mereka yang berbaris menyaksikan para pegowes berjuang di sepanjang rute gowes. "Saya sebenarnya lelah, belum tidur, tapi rasa kantuk  dan lelah saya hilang setelah melihat ada belasan ribu pegowes yang ikut. Saya jadi sangat bersemangat," ucapnya.
 
Istimewanya lagi, di etape terakhir Gowes Pesona Nusantara 2017 ini, ratusan komunitas sepeda se-tanah air mendeklarasikan hari bersepeda nasional dan meminta pemerintah untuk segera menerbitkan keputusan Presiden terkait peresmian hari bersepeda nasional.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats