Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 11 November 2017 23:15 WIB

Gowes Pesona Nusantara Sambangi Bojonegoro

Bojonegoro, HanTer - Lebih dari 1.500 peserta dipastikan menyemarakkan program unggulan Kemenpora di bawah payung "Ayo Olahraga" bertajuk Gowes Pesona Nusantara (GPN) 2017 edisi Bojonegoro, di mana etapenya disebut Kayangan Api, yang akan berlangsung Minggu (12/11/2017) di alun-alun kota Bojonegoro, Jawa Timur.
 
Dijadwalkan Wakil Bupati, Bojonegoro, Setyo Hartono bersama Staf Khusus Kemenpora, Anggi Erma Rini, akan melepas secara resmi para penggowes yang akan menempuh jarak sekitar 20 km.
 
“Selama bersepeda sejauh 20 km itu, para penggowes bukan hanya mengeliling kota dan wilayah pedesaan. Namun mereka juga akan menikmati pemandangan kebun salak sejauh 3 km,” kata Kadinpora Bojonogoro, Dandi Suprayitno AP M.Si, Sabtu (11/11/2017), di kantornya.
 
“Khusus untuk even Gowes Pesona Nusantara Edisi Kayangan Api, kami sangat berterima kasih sekali karena diberi kepercayaan menggelar acara ini. Selain itu, dengan digelarnya acara ini di sini, diharapkan masyarakat di Bojonegoro akan semakin senang berolahraga, khususnya bersepeda,” tambahnya.
 
“Sejak dulu, masyarakat Bojonegoro memang sudah suka bersepada. Makanya ketika ada acara seperti ini, ada hadiahnya, mereka jadi makin senang mengikutinya,” ujarnya berkelakar.
 
Untuk acara Gowes Pesona Nusantara Edisi Kayangan Api, panitia menyipkan door prize mulai dari cangkir cantik, hingga sepeda motor. “Kalau saya mau, banyak yang mau nyumbang motor. Tapi mereka ada tujuannya, mencari dukungan untuk Pilkada. Itu saya tolak semua.”
 
Sementara itu, seperti pada edisi sebelumnya di daerah lain, GPN 2017 Bojonegoro mengambil tanah dan air di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kecamatan Bojonegoro.
 
“Mengapa kita mengambil tanah dan air di wilayah yang dikenal dengan Kayangan Api? Karena di tempat itu terdapat api abadi yang bahkan dipakai untuk menyalakan obor pada PON ke-2 di Surabaya lalu,” lanjutnya.
 
Bahkan, katanya, di tempat itu pula Patih Gajah Mada membuat keris pusaka. Dia menceritakan, di Kayangan Api, terdapat air yang bergolak karena posisinya sangat dekat dengan sumber api abadi. Akan tetapi air di tempat tersebut tidak panas.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats