Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 28 Oktober 2017 13:02 WIB
Gala Desa 2017

Bupati Kulon Progo: Gala Desa Tepat Sasaran Gali Potensi Perdesaan

Kulon Progo, HanTer - Event Gala Desa edisi Kulon Progo resmi berakhir dan ditutup oleh Deputi III bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Dr. Raden Isnanta M.Pd pada Jumat (27/10/2017) malam.
 
Penutupan yang berlangsung di halaman kantor Bupati Kulon Progo itu bertepatan dengan kegiatan malam penutupan hari jadi ke-66 Kabupaten Kulon Progo yang dihadiri oleh Bupati setempat Hasto Wardoyo serta jajaran pemerintahan setempat.
 
Acara penutupan Gala Desa pun beda dari lainnya. Selain pemberian trofi pada para juara, acara diakhiri dengan penampilan wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Totok Hadi Sugito asal Kulon Progo yang mengambil  lakon Gatot Kaca Mbangun Pringgodani.
 
Dalam sambutannya, Deputi III Raden Isnanta mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur jika perhelatan Gala Desa sukses digelar di Kabupaten Kulon Progo, disamping itu ia juga menyerukan dan berharap jika olahraga tradisional kembali mendapatkan tempatnya dan terus dibudayakan.
 
"Olahraga tidak hanya prestasi, namun juga ada olahraga tradisional masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan karakter. Lewat olahraga tradisional, yakin banyak yang berinteraksi secara riang gembira dan ini bagian penting dalam meningkatkan kebersamaan persaudaraan, banyak nilai positifnya dalam konteks olahraganya termasuk senam, gerak jalan, gowes dan lainnya," tambah Isnanta.
 
Seperti diketahui, Gala Desa mempertandingkan enam cabang olahraga seperti sepakbola, sepak takraw, atletik, bola voli, bulutangkis dan tenis Meja. Melalui cabor tersebut, Isnanta menginginkan masyarakat desa kembali larut dalam suasana gembira dilapangan.
 
"Juara bukan segala-galanya namun kebersamaan dilapangan seperti tegur sapa menjadi sesuatu yang penting. Semoga olahraga bisa membuat masyarakat saling tegur sapa dan bersatu dilapangan," tambahnya.
 
Gala Desa memiliki motto "Dari Desa Menuju Pentas Dunia". Bupati Hasto mengatakan untuk membina potensi desa-desa dalam hal ini olahraga harus dilakukan secara massal, sehingga program Gala desa ini dinilainya tepat karena merata di seluruh desa.
 
"Program ini tepat sasaran untuk menggali potensi yang dimiliki oleh perdesaan, sehingga muncul lah talenta-talenta terbaik dari desa yang mampu berkontribusi untuk nasional dipentas internasional. Mencetak pemain yang baik kemudian menciptakan tim work yang bagus itu membutuhkan waktu dan itu semua bisa dimulai dari Gala Desa ini," tutur Hasto.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats