Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 12 Oktober 2017 15:18 WIB
Gala Desa

Isnanta: Gala Desa Menyentuh Langsung Kepada Masyarakat

Purworejo, HanTer - Deputi III Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga Dr. Raden Isnanta M.Pd resmi membuka perhelatan Gala Desa di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Pembukaan yang meriah itu berlangsung di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) WR Supratman, pada Kamis (12/10/2017).
 
Program Gala Desa yang kini sedang digulirkan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), benar-benar dinikmati oleh masyarakat pedesaan. Hampir setiap tempat yang menjadi lokasi Gala Desa digelar, disambut antusias masyarakat setempat mulai dari tingkat paling bawah sampai paling atas semisal Dispora tingkat kabupaten.
 
Betapa tidak, program yang digulirkan di 34 Provinsi, 136 Kabupaten/Kota, dan 816 Desa/Kelurahan ini menyentuh langsung kepada masyarakat. Cabang olahraga yang dipertandingkan pun, merupakan cabang olahraga massal yang selama ini memang sudah digandrungi oleh masyarakat.
 
Dengan segala pertimbangan yang matang, Gala Desa mempertandingkan 6 cabang olahraga seperti atletik, bola voli, bulutangkis, sepakbola, tenis meja dan sepak takraw. Boleh dibilang, enam cabang olahraga ini adalah olahraga rakyat.
 
Dr Raden Isnanta M.Pd yang menggawangi program ini mengatakan, ide munculnya program tersebut bermula dari filosofi Presiden Joko Widodo dengan menjadikan bersepeda sebagai olahraga yang sehat. Kemudian presiden pulalah yang mengarahkan agar pemerintah dalam hal ini Kemenpora berbuat sesuatu yang langsung mengena ke masyarakat. Maka terpilihlah enam cabang tersebut untuk dipertandingkan di Gala Desa.
 
“Program Gala Desa ini memang tidak mutlak untuk mengejar prestasi. Tapi ada dua tujuan lain yang ingin dicapai. Pertama pada kelompok pelajar untuk pembibitan, kedua kelompok umum untuk pemassalan,” kata Raden Isnanta.
 
Ditambahkannya, cabang olahraga yang mengemban misi pembinaan adalah atletik, bulutangkis, dan tenis meja. Namun ada juga yang bisa masuk keduanya, untuk pembibitan dan umum. Khusus untuk sepakbola memang diperuntukkan bagi umum. Pasalnya, di Kemenpora sudah ada program sepakbola kelompok umur.
 
“Jadi pemilihan cabor itu juga punya pertimbangan tersendiri. Sepak takraw misalnya, tidak semua ada penggemarnya di Tanah Air yang banyak di Sumatera, beberapa di Kalimantan dan Sulawesi. Nah, untuk cabang olahraga seperti ini kita perlu pemassalan mengingat sepak takraw ini dikenal sebagai olahraganya orang Melayu, jadi seperti pengenalan budaya bangsa,” terang Isnanta.
 
Lebih jauh Isnanta mengatakan, di Deputi III sekarang ini ada 3 program unggulan yang benar-benar sesuai dengan arahan Presiden Jokowi. Ketiga program tersebut adalah Gowes Nusantara, Gala Desa, dan Liga Pelajar U 12, U 14, U 16, U 18 serta untuk mahasiswa. Dari apa yang sudah berjalan selama ini, semua sesuai harapan meski belum mencapai kata sempurna.
 
“Hasil yang kita lihat sekarang ini sudah ada. Di Liga Pelajar misalnya, sudah ada yang juara di tingkat regional. Seperti U 16 yang juara di Malaysia berapa bulan lalu. Kemudian jebolan pembinaan Liga Pelajar ini banyak yang menjadi tulang punggung tim nasional di kelompok umur tersebut,” pungkas Isnanta. Hermansyah


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats