Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 06 Agustus 2017 14:37 WIB
Dampingi Wapres Jusuf Kalla Tutup AYD VII

Menpora: Indonesia Rujukan Perdamaian Dunia

Yogyakarta, HanTer - Menpora Imam Nahrawi saat mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam penutuan Asian Youth Day ke-7, di Stadion Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (6/8/2017), mengatakan bahwa Indonesia merupakan rujukan perdamaian dunia.
 
Indonesia yang juga dikenal sejak dulu dengan sebutan Nusantara ini, adalah sebuah negara yang sudah dikodratkan menjadi multi diberbagai hal. 
 
Memiliki 34 provinsi, 1131 suku, beraneka macam bahasa, agama, ragam corak budaya, namun tetap teruntai menjadi satu kesatuan yang harmoni. "Indonesia adalah negara unik, perbedaan sudah kita kenal sejak dahulu, 34 provinsi, 1131 suku, tetap menjadi kesatuan bangsa Indonesia," ucap Menpora dalam sambutannya.
 
Oleh karena hal tersebut, berkumpulnya pemuda-pemuda Katholik se-Asia di Indonesia sudah pada tempat yang tepat, dimana keharmonisan, hidup berdampingan, menghargai perbedaan, sudah menjadi tradisi kokoh yang tidak sekedar jargon namun sudah menjadi praktek sejak masa silam.
 
"Musuh bersama kita adalah mereka yang mencederai dan menjatuhkan nilai-nilai kemanusiaan, kedamaian, dan keharmonisan. Belajar keharmonisan, belajarlah ke Indonesia, Indonesia adalah rujukan perdamaian dunia," ajak Menpora penuh keyakinan.
 
Dalam kesempatan tersebut, Menpora tidak lupa mewartakan bahwa 2018 hajat besar bangsa-bangsa Asia perhelatan Asian Games dan Asian Paragames berada di Indonesia. Dengan berkumpulnya para pemuda se-Asia ini diharapkan dapat melanjutkan ke negara masing-masing bahwa Indonesia yang harmoni, aman, damai, dan bersahabat siap menjadi tuan rumah yang baik guna menyambut duta-duta olahraga yang akan berlaga. 
 
"Sesampai negara masing-masing, kabarkan bahwa 2018 Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games dan Paragames. Indonesia siap menjadi tuan rumah yang baik penuh harmoni, aman, dan damai," pintanya.
 
Setelah penutupan ini, seluruh peserta akan kembali ke negara masing-masing dengan membawa semangat kebersamaan atas berbagai kemajemukan di Asia yang terjalin selama di Indonesia. Hadir pula Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah dan Asdep Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda Esa Sukmawijaya.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats