Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 15 Juli 2017 12:23 WIB
Gowes Pesona Nusantara 2017

Sorong Sukses Tutup Gowes Pesona Nusantara di Tanah Papua

HanTer, Sorong - Kebanggan berada dibenak masyarakat Sorong, setelah wilayah mereka sukses menggelar acara penutup gelarab ajang Gowes Pesona Nusantara di tanah Papua, Sabtu (15/7/2017).

Kemeriahan terlihat setelah 1000 peserta dari berbagai lapisan masyarakat turut meramaikan gowes pada etape kedelapan yang memulai start pukul 07.00 WIT di Lapangan Hocky.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang diwakili Deputi Deputi Peningkatan Prestasi Edy Nurinda, didampingi Asisten III Wali Kota Sorong Wilhermus Asmuruf melepas langsung para peserta di garis start.

Selepas itu, rombongan pesepeda ajang yang masuk dalam rangkaian kampanye `Ayo Olahraga` menempuh jarak 13 kilometer, diawali melewati pesisir daerah Tembok Berlin menuju pasar tradisional Boswesen.

Masjid Al-Jihad yang jadi mesjid pertama di Sorong serta Gereja Syalom yang juga menjadi gereja pertama kota ini pun dilintasi para peserta. Antusiasme peserta tetap terlihat meski terik matahari kota pesisir Papua ini mulai menyengat hingga garis finis di kantor Wali Kota Sorong.

"Meski menjadi kota terakhir di Papua ternyata antusias masyarakat kota Sorong cukup besar untuk mengikuti Gowes Pesona Nusantara ini," ujar Edy yang juga menjabat Kepala Pusat Pengembangan Ilmu Teknologi dan Kesehatan Olahraga Nasional (PP ITKON) Kemenpora.

Kita harapkan acara ini bisa menstimulus kota Sorong untuk memotivasi masyarakatnya mengikuti gerakan `Ayo Olahraga` serta memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat," sambung dia.

Sementara, Wilhermus juga menyambut baik gelaran Gowes Pesona Nusantara 2017 bisa mampir ke Sorong. Ia mengaku bangga Sorong bisa dipercaya dan sukses melaksanakan ajang olahraga rekreasi berskala nasional ini.

"Saya atas nama Wali Kota Sorong dan jajaran serta warga Sorong Raya dan Provinsi Papua Barat merasa bangga atas kegiatan yang berskala nasional di laksanakan di kota Sorong. Harapannya kegiatan ini bukan untuk pertama dan terakhir di Sorong, semoga Sorong bisa diberi kesempatan menjadi pusat kegiatan berikutnya dari Kemenpora," ujarnya.

Usai bersepeda menyusuri kota Sorong, para peserta pun diapresiasi dengan pemberian doorprize mulai dari kulkas hingga sepeda motor di garis finis. Tak lupa kegiatan olahraga lainnya seperti Zumba turut diadakan di garis finis yang juga mendapat animo besar dari masyarakat Sorong.

Selain itu, ada prosesi khusus yang dilakukan panitia di setiap gelaran Gowes Pesona Nusantara 2017. Panitia akan menerima tanah dan air dari daerah penyelenggara, dalam hal ini Sorong, yang nantinya akan disatukan dari tanah dan air lainnya dari berbagai wilayah Tanah Air.

Di Sorong, segumpal tanah dan air tersebut diberikan langsung oleh masyarakat suku Moi kepada Edy Nurinda. Tanah dan air dari berbagai wilayah itu akan menjadi bahan pembuatan monumen sebagai simbol pemersatu bangsa.
 
"Tanah dan air yang terkumpul nantinya akan disatukan sebagai bahan pembuatan Monumen Nusantara di Magelang, Jawa Tengah, saat gelaran Hari Olahraga Nasional (Haornas), 9 September mendatang," jawab Edy.


(Eka)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats