Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 15 Juli 2017 14:26 WIB
Gowes Pesona Nusantara 2017

Cerita Jejak Bung Hatta Dibalik Penyerahan Tanah dan Air Etape Tapa Malenggang

Eka

Batanghari, HanTer - Masyarakat Kabupaten Batanghari cukup gembira ketika dipercaya sebagai salah satu lokasi menggelar Gowes Pesona Nusantara (GPN) yang merupakan salah satu program andalan Kemenpora dibawah payung `Ayo Olahraga`.

Kegembiraan itu terlihat setelah masyarakat setempat turut meramaikan acara GPN meskipun turun hujan rintik. GPN pun menjadi sebuah ajang pengenalan Kabupaten Batanghari yang banyak tersisip sejarah di masa lampau.

Sejarah terkuak setelah pejabat, tokoh masyarakat serta pemangku adat setempat menyerahkan Tanah dan Air yang dibalut rapi dengan kain putih. Penyerahan dua elemen itu yakni tanah dan air bukan diberikan begitu saja.

Ada sebuah prosesi khusus terhadap penyerahan tanah dan air dari wilayah itu. Dimana tanah yang akan disatukan dengan wilayah lain di Magelang, Jawa Tengah, September nanti, merupakan sebuah warisan dari koloni Belanda.

Meski Indonesia telah merdeka pada 17 Agustus 1945, rupanya tak menjamin kemerdekaan seutuhnya. Agresi militer kedua di tanah Sumatera pun membuat Belanda kembali menginjakkan kaki di bumi pertiwi, 1949.

Di tahun itu, Belanda menguasai Muara Tembesi sebagai pusat pemerintahannya. Namun dengan adanya upaya diplomatik yang dilakukan pemimpin negara saat itu membuahkan hasil positif. Akhirnya wilayah itu dikembalikan ke Indonesia.


(Eka)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats