Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 02 Juni 2017 20:26 WIB

Menpora: Wapres Ingin Masalah yang Menghambat Asian Games 2018 Harus Diatasi Bersama

Jakarta, HanTer - Sukses prestasi Indonesia di ajang Asian Games 2018 menjadi konsentrasi penting bagi Wakil Presiden Jusuf Kalla selaku Ketua Dewan Pengarah Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta-Palembang. Guna untuk memenuhi semua target prestasi tersebut, Wapres memimpin rapat persiapan bersama Menpora Imam Nahrawi, Ketua KOI sekaligus Ketua INASGOC Erick Thohir, Ketua KONI Tono Suratman, dan Kasatlak PRIMA Achmad Soetjipto di Kantor Wapres, Jl. Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (2/6/2017).   
 
Persiapan terus dikebut secara maraton, apapun yang menjadi kendala segera diatasi dengan tetap memperhatikan azas prioritas dan fleksibilitas. "Bapak Wakil Presiden selaku Ketua Dewan Pengarah begitu konsen terhadap sukses prestasi yang ditergetkan Indonesia. Berbagai hal yang menghambat harus segera diatasi bersama," tututr Menpora Imam Nahrawi pasca mengikuti rapat.
 
Masalah pendanaan menjadi hal penting dalam rapat tersebut demi persiapan yang lebih baik agar target prestasi peringkat 8-9 mampu diperoleh Indonesia di multi event negara-negara se-Asia itu. 
 
"Pak Wapres memerintahkan Menpora, Ketua INASGOC, Ketua KONI, Kasatlak PRIMA agar mengatasi dan mencari jalan keluar bersama setiap permasalahan. Tentang pencairan pendanaan misalnya, akan tetapi prinsip kehati-hatian yang selama ini diterapkan Kemenpora tetap perlu, namun harus ada fleksibilitas aturan-aturan sehingga pelatnas, pembinaan atlet tidak terhambat, nanti setiap pencairan perlu persetujuan Pak Wapres," tambah Menpora. 
 
Sementara itu guna optimesme capaian target tersebut, Kasatlak PRIMA Achmad Soetjipto meskipun belum menyampaikan secara detail, dijelaskan bahwa dari 39 cabang olahraga yang dipertandingkan ada 22 cabor yang berpotensi memperoleh medali. "Optimis, ada 22 cabor yang kita miliki punya potensi mendapatkan medali," jelas Achmad Soetjipto.
 
Adapun mengenai tes even, Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakan jika tes even itu bukan untuk mengukur prestasi tetapi untuk mengukur kesuksesan penyelenggaraan. "Jika ada kekurangan perihal sarana pendukung penyelenggaraan dapat segera diatasi. Lebih lanjut nanti disampaikan ada 10 cabor yang digelar di tes even," kata erick Thohir. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats