Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 31 Mei 2017 20:54 WIB

Teguh Raharjo: Kemenpora Bangga atas Pencapaian SBAI Garuda Jaya di Spanyol

Jakarta, HanTer - Kedatangan tim Sekolah Bola Anak Indonesia (SBAI) Garuda Jaya ke Tanah Air setelah sukses menjuarai Football Festival 2017 mewakili Indonesia kala berlangsung di Barcelona, Spanyol, disambut oleh Asdep Sentra dan SKO Kemenpora, Teguh Raharjo bersama Asdep Olahraga Pendidikan, Arifin Majid, di Bandara Internasional Soerkarno Hatta, Rabu (31/5/2017).
 
Tim yang tampil di kelas B03, kelompok usia di bawah 14 tahun dalam festival tersebut, meraih juara pasca menundukkan wakil Irlandia, Palmerstown FC, dengan skor 1-0, melalui gol Andrian Rusdianto, kala berlangsung di Salou Sport Centre, Barcelona, Minggu (28/5/2017) lalu.
 
Teguh Raharjo, Asdep Sentra dan SKO Kemenpora, mengaku bangga atas pencapaian para pemain sepakbola masadepan Indonesia ini yang mampu mengharumkan nama bangsa dan negara, kendati berlaga dinegeri orang, di tengah minimnya prestasi internasional yang dicatatkan tim-tim Indonesia belakangan ini. 
 
"Kami selaku perwakilan pemerintah sangat bangga atas raihan adik-adik kita yang mampu membuat bendera Merah-Putih berkibar dan berkumandangnya lagu Indonesia Raya di pentas Internasional. Perjuangan mereka tidaklah mudah untuk membawa gelar juara ke Tanah Air dan itu sesuatu hal yang membanggakan," tutur Teguh Raharjo.
 
Ia mengatakan jika saat ini Kemenpora tengah melakukan pembangunan disektor sepakbola yang salahsatunya dengan menggelar kompetisi berjenjang guna percepatan pembinaan. 
 
"Memang kami sepakat untuk melakukan percepatan pembinaan sepakbola dengan melakukan langkah-langkah kongkrit seperti pembinaan maupun even-even yang dilakukan oleh Kemenpora secara berjenjang, dari U10, 12, 14, 16, 17 hingga level Mahaswa, artinya, pembangunan sepakbola sedang dilakukan, agar sepakbola Indonesia menjadi kuat dan hebat, sehebat NKRI ini," tambah Teguh. 
 
Ia pun mengatakan jika SBAI Garuda Jaya juga merupakan binaan Kemenpora, sehingga melalui hasil positif di Barcelona ini menjadi titik kebangkitan sepakbola Indonesia. "Intinya tim ini milik kita semua, namun tak hanya sampai disini, kami akan terus mengawal sekaligus membina para pemain ini untuk kelevel selanjutnya, sehingga kedepannya mampu menjadi punggawa Tim Nasional Indonesia untuk berlaga di single event maupun multi event," tambahnya.
 
Dalam perjalannya, SBAI Garuda Jaya yang tergabung dalam Grup C bersama Whitley Bay Boys Club Blues (Inggris), Farm Reykjavik 1 (Islandia), dan FC Bazillac (Prancis), sukses menjadi juara grup dengan poin tujuh, hasil dari dua kemenangan dan sekali bermain imbang.
 
Di perempat final, SBAI Garuda Jaya melumat runner-up Grup D, yang merupakan wakil dari Inggris, Sale United FC, dengan skor telak 5-0. Kemudian tampil di semifinal berhadapan dengan Aviron Bayonnais FC yang merupakan juara Grup A asal Prancis, Syarif Hidayatullah cs meraih kemenangan tipis 1-0.
 
Aviron Bayonnais FC bukanlah tim sembarangan, karena di fase penyisihan, tim tersebut merupakan tim tersubur dalam hal mencetak gol yakni 18 gol disarangkan kegawang lawan-lawannya, sedangkan Indonesia hanya mengoleksi 16 gol selama babak penyisihan. 
 
Sementara itu, tim SBAI Garuda Jaya diperkuat sebanyak 23 pemain yang merupakan gabungan anak didik SSB yang ada di Surabaya, Jakarta, Bandung, dan Lampung, namun telah mendapat tempaan pemusatan latihan sejak Desember 2016 di Jakarta, Bandung, dan terakhir di Puspitek Serpong.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats