Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 14 Mei 2017 11:16 WIB
Gowes Pesona Nusantara

Gowes Pesona Nusantara Angkat Pariwisata dan Budaya Lokal

Banda Aceh, HanTer - Hujan rintik di area tugu Simpang Lima Banda Aceh pada Minggu (14/5/2017), tak menyurutkan animo masyarakat Aceh untuk menyukseskan salahsatu program andalan Kemenpora dibawah komando Menpora Imam Nahrawi, "Ayo Olahraga" melalui Gowes Pesona Nusantara.

Sedikitnya 6000 peserta gowes ikut berpartisipasi dalam Gowes Pesona Nusantara yang dalam hal ini sekaligus mengkampanyekan ayo berolahraga. Tak hanya itu, acara juga diramaikan oleh penampilan marching band dari SMA Negeri 1 Banda Aceh yang membawakan beberapa lagu, seraya menyemangati para pegoes, sehingga menambah semaraknya acara Gowes Pesona Nusantara ini. 

Rombongan meninggalkan Tugu Simpang Lima Banda Aceh

Sebelumnya, Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin, menyerahkan Tanah dan Air daerahnya kepada Budi Yakin, selaku Ketua Pelaksana Teknis Gowes Pesona Nusantara yang disaksikan Deputi III Kemenpora Raden Isnanta dan legenda bulutangkis Indonesia Icuk Sugiarto dan peserta dilepas oleh Walikota Banda Aceh, Eliza Sa-aduddin Djamal.

Tanah dan Air itu telah dijadikan satu dari daerah lainnya seperti Sabang dan akan disatukan dengan daerah lainnya hingga menuju Magelang, di mana Tanah dan Air tersebut akan dijadikan monumen Tanah Air Nusantara di kawasan Gunung Tidar, Jawa Tengah.

Peserta Gowes Sepeda Nusantara saat melewati Masjid Raya Baiturahman

Setelah melewati Masjid Raya Baiturahman, rombongan pegowes Pesona Nusantara menyempatkan mampir dirumah Cut Nyak Dhien yang terletak di jalan Cut Nyak Dhein, KM 75 Desa Lampisang, Aceh Besar. Menurut Raden Isnanta, kehadiran rombongan di rumah bersejarah ini sekaligus untuk terus mempromosikan objek wisata didaerah tersebut.
 
"Melalui Gowes Pesona Nusantara ini kita tidak hanya berolahraga, namun dengan menyambangi objek wisata disetiap daerah yang dilewati, maka kita juga turut mempromosikan kekayaan alam Indonesia kepada masyarakat luas serta mengangkat budaya lokal," tutur Raden Isnanta.
 
"Kehadiran rombongan Gowes Pesona Nusantara di rumah sejarah Cut Nyak Dhien ini memiliki pesan agar rasa nasionalisme disetiap masyarakat Indonesia tidak tergerus terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia ini," tambah Isnanta.

Deputi III Kemenpora, Raden Isnanta bersama rombongan saat mendengarkan penjelasan mengenai rumah Cut Nyak Dhien

Selanjutnya, rombongan dilepas Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah, SoS, menuju Pulo Kapok, Lhoknga, setelah mencampurkan Tanah dan Air Aceh Besar kedalam sebuah wadah yang telah terisi Tanah dan Air dari daerah lainnya, sebagai simbol menyatukan Nusantara yang akan bermuara di Magelang. Indonesia sangat kaya akan keindahan alamnya.
 
Misalnya di Pulo Kapuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar yang memiliki pantai indah dengan pasir putihnya, teduh lantaran rapihnya pohon Cemara yang berbaris berjejer layaknya memagari air laut terhadap tanah.
 
"Itulah indahnya Nusantara yang kita miliki ini. Kita patut bersyukur dikarunia keindahan ini. Sambil berolahraga kita juga nikmati pesona alam Indonesia, kiranya ini akan menjadi inspirasi bagi masyarakat pada umumnya, " papar Raden Isnanta.

Deputi III Kemenpora, Raden Isnanta bersama Bupati Aceh Besar, Mukhlis Basyah, ikut gowes dari Lampisang menuju Pulo Kapuk

Sementara itu, Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah, SoS, sangat mengapresiasi terhadap program Kemenpora yang mengkampanyekan Ayo Olahraga melalui Gowes Pesona Nusantara ini, menurutnya melalui kegiatan tersebut segala aspek mendapatkan manfaatnya.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Masyarakat sangat antusias dengan mengikuti segenap rangkaian acara, karena mereka sadar dengan berolahraga membuat badan sehat dan seiring dengan itu mampu meningkatkan sektor pariwisata kita, tentunya ini bisa diikuti oleh daerah lainnya yang disinggahi rombongan Gowes Pesona Nusantara," ucap Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah, SoS, Minggu (14/5/2017).

"Kegiatan ini merupakan salahsatu cara melakukan olahraga yang mudah, mengingat bersepeda ini menjadi aktifitas yang disenangi masyarakat, untuk itu kami dari pemerintah terus menghimbau kepada masyarakat untuk terus berolahraga melalui media apapun," pungkasnya.

Foto bersama tim touring Gowes Pesona Nusantara sebelum dilepas Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah menuju Sigli

Selanjutnya tim turing dilepas Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah, SoS dari Pulo Kapuk menuju Sigli yang berjarak 220 Km. Gowes Pesona Nusantara etape 1 yang dimulai dari tanggal 13 - 23 Mei, menempuh jarak 1100 Km dari Sabang hingga Balige.

Selanjutnya, tim touring yang berisikan 15 pesepeda itu akan menempuh jarak 689 Km dari Balige hingga Padang, kemudian lanjut ke etape 2 dari Balige hingga Padang sejauh 689 Km.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats