Sutjiadi Wirawardhana Laporkan Thomas Lichte ke Bareskrim

Sutjiadi Wirawardhana Laporkan Thomas Lichte ke Bareskrim

Selasa, 11 September 2018 22:40 WIB

Jakarta, HanTer - C. Suhadi sebagai kuasa hukum Sutjiadi Wirawardhana alias Thian Sin melaporkan Thomas Wirawardhana alias Thomas Lichte ke Bareskrim Polri. Laporan itu dilakukan dalam dugaan tindak pidana sumpah palsu dan keterangan palsu UU No.1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 263 ayat (2), Sumpah Palsu dan Keterangan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP pasal 266.
 
Dalam Laporan Polisi (LP) Bernomor: LP/1102/IX/2018/BARESKRIM pada senin (10/9/2018) itu Suhadi membawa sejumlah barang bukti antara lain: foto copy Putusan Kasasi No: 2264/K/Pdt/2012 tertanggal 30 april 2013, foto copy Putusan no 156/Pdt.Plw/2017/PN.Jkt.Utr, akta tanggal 11-01-2008 No. 2 dan lain-lain.
 
“Semasa hidupnya almarhum Denianto Wirawardhana mempunyai keluarga yang terdiri dari adik dan kakak sesuai fakta-fakta yang ada di Indonesia. Dr Denianto semasa hidupnya tidak punya istri di Indonesia dan dia meninggal, maka Sutjiadi Wirawardhana alias Thian Sin  dan saudara-saudaranya yang lain membuat keterangan waris Nomor 2 Tanggal 11 Januari 2008 yang dibuat notaris Rohana Frieta SH karena mereka dianggap ahli warisnya,” kata Suhadi kepada wartawan, di Bareskrim Polri.
 
Kemudian, lanjut Suhadi, Thomas melalui kuasanya juga mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Melelui perkara No 156/Pdt.Plw/2017/PN.Jkt.Utr, perkara tersebut NO, karena perlawanan berkaitan dengan eksekusi yg sudah dilaksanakan dan seperti hendak membatalkan Putusan Kasasi No: 2264/K/Pdt/2012 tertanggal 30 April 2013 yang telah berkekuatan hukum tetap. Sedangkan diputuskan tersebut bahwa Sutjiadi dan saudara-saudaranya adalah ahli waris dari almarhum Denianto.
 
“Putusan itupun menang sampai tingkat Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung di mana sesuai keputusan hukum ahli waris Denianto adalah Sutjiadi dan saudara-saudaranya,” terang Suhadi.
 
Setelah diadakan eksekusi, tambahnya, ternyata muncul orang yang mengaku keluarga anak dari Denianto yang bernama Thomas dan mengaku satu-satunya ahli waris Denianto. “Padahal sudah ada keterangan waris dan putusan hukum bahwa ahli waris Denianto adalah Sutjiadi dan saudara-saudaranya, sehingga inilah yang kita laporkan,” pungkas Suhadi.
 
Sebelumnya Thomas ingin membatalkan akta keterangan waris Sutjiadi di PN Jakarta Utara dengan mengajukan perlawanan dengan dalih sebagai anak yang sah dari perkawinan Denianto Wirawardhana dengan Gabriela Gierde Elfriede, berdasarkan Akta Kelahiran Nomor 495/1977 yang dikeluarkan Kantor Catatan Sipil Dinslaken, Tanggal 2 Juni 1977.
 
Kedua orang tuanya melaksanakan pernikahan pada Tanggal 25 Februari 1977, tercatat di Kantor Catatan Sipil Duisburg-Homberg, Jerman, serta dinyatakan terdaftar dalam Register Nomor 32/1977, tapi perkawinannya tidak sesuai semangat uu perkawinan yg berlaku di Indonesia.
 

(Danial)


Baca Juga:
Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email hanter.online[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.
Redaksi : hanter.online[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com