Hasil Hitung Cepat Sementara Anies-Sandi Menang: DPR: Kasus Iwan Bopeng Jangan Terulang

Hasil Hitung Cepat Sementara Anies-Sandi Menang: DPR: Kasus Iwan Bopeng Jangan Terulang

Rabu, 19 April 2017 16:12 WIB


Jakarta, HanTer - Putaran kedua atau final pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta masih berlangsung.

Personel keamanan termasuk TNI juga sudah siap mengamankan pelaksanaan pesta demokrasi warga ibukota tersebut dam keberadaan mereka harus memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat dan petugas, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mulai dari rumah menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS), saat melakukan pencoblosan hingga kembali lagi ke rumah masing-masing.

Tugas yang diemban personel TNI dan Polri pada pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta merupakan tugas negara yang bertujuan untuk menjamin warga Jakarta aman, tenteram dan damai, tanpa tekanan dan unsur premanisme saat melaksanakan pesta demokrasi.

Kasus Iwan bopeng menjadi pelajaran serius premanisme  dan secara angkuh mengumbar ucapan keji yang menyerang petugas KPPS.

“Tugas personel TNI dan Polri adalah menjamin keamanan warga Jakarta yang akan melakukan pencoblosan di masing-masing TPS dan ingat kasus premanisme Iwan bopeng, itu jangan sampai terulang premanisme di sekitar TPS," kata Ketua Komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/4/2017).

Kharis juga menekankan bahwa "hak memilih dari warga DKI Jakarta dijamin konstitusi. Karena itu, negara harus hadir dalam memberikan rasa aman dan damai saat pelaksanaan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta".

Sejalan dengan itu anggota DPR RI asal Solo ini juga melihat kesungguhan Panglima TNI yang memerintahkan kepada seluruh personel TNI agar melaksanakan tugas dengan profesional, terukur sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

“Laksanakan tugasmu, pelajari betul prosedur dan aturan serta jangan ragu, apapun akibatnya yang terpenting Jakarta aman, tertib dan damai. Saya jamin prajuritku tidak akan duduk di meja hijau sebagai terdakwa, karena saya sebagai Panglima TNI yang bertanggung jawab,” kata Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo memotivasi pasukannya saat apel siaga kemarin.

Gatot berharap pengamanan Pilkada putaran kedua DKI Jakarta berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

"Selamat bertugas dan selamat berjuang. Saat ini negara memanggil kalian untuk melaksanakan pengabdian yang terbaik kepada NKRI. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan, petunjuk, hidayah dan rahmat kepada kita semua,” tuturnya.

Dalam rangka pengamanan Pilkada putaran final kali ini diterjunkan 62.000 personel dari unsur TNI dan Polri serta Linmas yang hingga saat ini masih siaga berjaga, demi kelancaran Pilkada DKI Jakarta 2017.
 

(danial)


Baca Juga:

Anggota DPR Terlibat Korupsi E-KTP Harus Dinonaktifkan

Rabu, 06 Desember 2017 21:12 WIB

Pimpinan DPR Minta Kreteria Aliran Kepercayaan Diperjela

Kamis, 09 November 2017 21:22 WIB

Pimpinan DPR Monitor Proses Hukum Buni Yani

Kamis, 02 November 2017 21:37 WIB

DPR Desak Pemerintah Punglangkan Pengunsi Rohingya

Selasa, 31 Oktober 2017 21:12 WIB

Pansel Calon Sekjen DPR Dipertanyakan

Selasa, 31 Oktober 2017 19:03 WIB

Alokasi Pembangunan DPR Rp5,7 Triliun Masuk APBN 2018

Rabu, 25 Oktober 2017 22:45 WIB

DPR: Pengawasan Obat dan Makanan Harus jadi Prioritas

Rabu, 04 Oktober 2017 22:29 WIB

DPR: Pengawasan Obat dan Makanan Harus jadi Prioritas

Rabu, 04 Oktober 2017 22:29 WIB

DPR Apresiasi Keinginan Jokowi Perkuat Kewenangan BPOM

Selasa, 03 Oktober 2017 21:56 WIB

Baleg: Kepentingan Masyarakat Jadi Tolak Ukur RUU Prioritas

Jumat, 22 September 2017 20:40 WIB
Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.
Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com