SDM Pariwisata Dinilai Siap Hadapi MEA

SDM Pariwisata Dinilai Siap Hadapi MEA

Sabtu, 09 Januari 2016 12:40 WIB

Jakarta, HanTer - Para pekerja disektor pariwisata Indonesia dinilai lebih siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dibanding sektor-sektor lainnya. Hal tersebut terjadi lantaran mendapatkan dorongan Kementerian Pariwisata disamping menghidupkan sikap terbuka dan siap menerima kritik membangun. 
 
Kedua aspek tersebut menjadi kesimpulan diskusi antara pengamat ekonomi dan pariwisata Popy Rufaidah dengan wartawan di Jakarta, Sabtu (9/1/2016). Popy yang merupakan Direktur Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran itu mengaku setuju dengan pernyataan Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri dalam rapat kerja Kementeria Tenagak Kerja dengan DPR RI menilai, dari segi kualitas dan kuantitas tenaga kerja sektor pariwisata Indonesia paling siap menghadapi MEA, yang mengatakan "Pekerja sektor pariwisata paling siap menghadapi MEA. Standar kompetensinya sudah sama dengan negara-negara lain," kata Menteri Hanif, Jumat (8/1/2016) lalu.
 
Kala itu, Hanif puh memberikan contoh kecil, seperti standard cleaning service di hotel A pasti sama dengan hotel B di negara lain. Hanif juga mengatakan, kesiapan SDM di sektor pariwisata itu tak lepas dari kerja sama intensif yang terjalin antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Pariwisata.
 
Disisi lain Popy menuturkan, tersebarnya tenaga kerja Indonesia yang bekerja di sektor pariwisata di seluruh dunia, dinilainya turut memberikan andil besar dalam terbangunnya kesiapan tersebut. Hubungan yang intens dengan budaya dan kebiasaan warga dunia, menurut Popy, membuat sikap para pekerja pariwisata menjadi terbuka (open minded) dan senantiasa siap untuk berubah menjadi lebih baik. Hubungan dan pengenalan budaya dan orang-orang luar juga penting dalam membangun sikap terbuka.
 
Popy menambahkan, semua itu terjadi lantaran mendapatkan dorongan kuat dari pimpinan tertinggi Kemenpar, efek perubahan yang terjadi di sector pariwisata itu wajar terkesan luar biasa. Menpar dalam hal ini telah menjadi katalisator dalam membangun kesiapan dan sikap untuk terus menerus menjadi lebih baik di kalangan pekerja pariwisata. Di Jepang, sikap itu disebut kaizen.
 
Sementara itu beberapa waktu yang lalu, Asdep Komunikasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Noviendi Makalam, menegaskan secara umum kesiapan SDM sector pariwisata Indonesia mampu  menempati posisi kedua setelah Singapura. Menurut Noviend, pekerja Indonesia memiliki keunggulan khas dalam hubungan bermasyarakat, yakni keramahan kepada pendatang dan tamu. Ia menyebut keunggulan itu sebagai Indonesian Hospitality yang sudah sangat terkenal di seluruh dunia.
 
Noviendi pun menegaskan, Kemenpar terus menggenjot upaya sertifikasi terhadap SDM di sektor pariwisata. Saat itu Noviendi mengklaim, sertifikasi kompetensi tenaga kerja bidang pariwisata di ASEAN, hampir 80 persen di antaranya berasal dari Indonesia dan sepenuhnya siap bekerja di negara-negara Asia Tenggara. Setiap tahun, Kemenpar mampu melakukan sertifikasi bagi 5.000 tenaga kerja bidang pariwisata, selain sertifikasi yang dilakukan oleh pihak swasta.

(Hermansyah)


Baca Juga:

Arak-Arakan Obor Asian Games 2018 Akan Menyambangi Sejumlah Destinasi Wisata

Sabtu, 12 Mei 2018 22:29 WIB

Dengan Data Akurat, Pariwisata di Majalengka Harus Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat

Jumat, 11 Mei 2018 13:53 WIB

Asian Games Berdampak Positif Bagi Perekonomian

Selasa, 08 Mei 2018 16:59 WIB

Wonderful Indonesia Branding Sejumlah Destinasi di Majalengka

Selasa, 08 Mei 2018 14:14 WIB

Potensi Devisa Asian Games Mencapai Rp 3,1 Triliun

Minggu, 06 Mei 2018 16:57 WIB

Pariwisata Samarinda Harus Perkuat 3A dan Promosi

Sabtu, 05 Mei 2018 15:16 WIB

Disambangi Famtrip India, Secret Garden Usung Destinasi Digital dan Nomadic Tourism

Sabtu, 28 April 2018 23:17 WIB

Garuda Indonesia Segara Terbangi Rute Jakarta-Pangkalan Bun

Rabu, 18 April 2018 21:05 WIB

Menpar Arief Yahya Apresiasi Promosi Pariwisata KBRI Venezuela

Senin, 16 April 2018 14:08 WIB

Wisatawan Selalu Tergoda untuk Kembali ke Bali

Selasa, 03 April 2018 19:45 WIB
Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email hanter.online[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.
Redaksi : hanter.online[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com