Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 05 Oktober 2017 22:02 WIB

Penerbangan Haji 2017, Garuda Pecahkan Rekor OTP Terbaik

Jakarta, HanTer - Maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia mencatatkan rekor baru dalam kategori Tingkat Ketepatan Waktu Penerbangan (OTP) pada penerbangan haji periode 2017 ini.

Di mana, OTP phase I (keberangkatan) tecatat sebesar 98.20 persen, sementara Phase II (kepulangan) mencapai 96.00 persen, atau terbaik sepanjang sejarah penerbangan haji Indonesia.

Direktur Produksi Garuda Indonesia, Puji Nur Handayani mengatakan, tingkat Ketepatan waktu Penerbangan (On Time Performance-OTP) penerbangan haji Garuda Indonesia tahun 2017 ini meningkat sebesar 2.34 persen dibandingkan rata-rata capaian OTP layanan haji tahun 2016 yang sebesar 93.66 persen.

“Kelancaran operasional penerbangan haji juga menjadi semakin menggembirakan, karena tingkat ketepatan waktu penerbangan atau OTP (on time performance) juga membaik. Semoga dukungan dan kerja sama yang baik ini kiranya mendatangkan keberkahan dan kemuliaan bagi kita semua,” kata Puji, dalam keterangannya, Kamis (5/10/2017).

Sebagai informasi, Kamis 5 Oktober 2017 ini, seluruh jemaah haji kloter ke-10 debarkasi Lombok diterbangkan dari Madinah menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 8207. Penerbangan ini menjadi yang terakhir dari seluruh gelombang pemulangan Jemaah haji Indonesia yang berjumlah total 107.000 orang dalam 277 Kloter yang dilakukan sejak 6 September 2017.

“Dengan kembalinya seluruh jamaah haji ke semua debarkasi di Indonesia, maka berakhir pula operasional haji tahun 2017 ini. Melalui dukungan dan kerja keras semua pihak, maka penerbangan haji tahun ini dapat terlaksana dengan selamat, aman dan lancar,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Operasi Garuda Indonesia, Capt. Triyanto Moeharsono juga mengatakan bahwa pada pelaksanaan operasional penerbangan haji tahun 2017/1438H ini, Garuda Indonesia telah menyiapkan sebanyak 14 pesawat berbadan lebar (wide body) yang terdiri dari tiga pesawat Boeing 747-400, lima pesawat Boeing 777-300 ER, dan enam pesawat Airbus 330-300.

“Dari 14 pesawat tersebut sebelas diantaranya merupakan pesawat sendiri dan sisanya merupakan pesawat sewa. Jumlah pesawat yang dioperasikan pada musim haji tahun 2017 tersebut menyesuaikan dengan peningkatan trafik Jemaah haji pada tahun 2017/1438H ini”, jelas Capt. Triyanto.

Sebagai informasi, pada tahun 2017 ini Garuda Indonesia telah melayani penerbangan haji dari Sembilan embarkasi di seluruh Indonesia yang terdiri dari embarkasi Banjarmasin (5.510 jemaah), embarkasi Balikpapan (5.746 jemaah), embarkasi Banda Aceh (4.463 jemaah), embarkasi Jakarta (22.790 jemaah), embarkasi Lombok (4.546 jemaah), embarkasi Medan (8.375 jemaah), embarkasi Padang (6.337 jemaah), embarkasi Solo (33.892 jemaah) dan embarkasi Makassar (15.867 jemaah). 

 

(Akbar)


comments powered by Disqus