Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 14 September 2018 21:20 WIB

Bali Kuatkan Inspirasi Obor Asian Para Games Melalui Destinasi Terbaik

Denpasar, HanTer - Inspirasi terbaik diberikan destinasi wisata Bali bagi peserta obor Asian Para Games 2018. Pulau Dewata akan menjadi destinasi berikutnya pada Minggu (16/9/2018). Parade ini akan mengambil start dari rumah jabatan Gubernur Bali, lalu berakhir di Lapangan Renon, Denpasar.
 
“Bali banyak memiliki destinasi wisata. Kualitasnya dunia. Destinasi terbaik ini siap menyambut peserta parade obor Asian Para Games 2018. Saat ada di Bali, pastikan destinasi-destinasi terbaik ini masuk di dalam daftar wisatawan,” ungkap Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Jumat (14/9/2018).
 
Menempuh jarak sekitar 21 kilometer, obor Asian Para Games akan melewati destinasi terbaik. Menjadi destinasi ke-3, obor Asian Para Games 2018 akan diarak mengelilingi Kota Denpasar. Rutenya terbaik karena berada di jantung destinasi terbaik di dunia. Parade obor Asian Para Games akan melewati spot penting di Kota Denpasar.
 
“Destinasi-destinasi tersebut memang luar biasa. Kami berharap, dengan berada di sana, sukses Asian Games akan terulang kembali di Asian Para Games. Kami berharap semua bisa enjoy saat melakukan parade. Sebab, Bali memilikia aspek atraksi, aksesibilitas, dan amenitas terbaik,” kata Menpar lagi.
 
Menjadi terbaik, Bali mendapat banyak award. Pulau Dewata baru saja meraih lima penghargaan dari 16 kategori di KAYAK Travel Awards Singapore 2018, Kamis (20/7). Ada Favourite Destination for Short Breaks, Favourite Destination for Beach Holidays, Favourite Resorts Hotel in Southeast Asia, dan Favourite Affordable Hotel in Asia. I Gusti Ngurah Rai juga runner up bandara favorit.
 
“Saat berada di Bali, peserta juga harus mengunjungi destinasi lain. Destinasi-destinasi ini tidak kalah eksotisnya dengan rute obor Asian Para Games 2018,” terang Menpar lagi.
 
Memiliki spot terbaik dan menjadi persinggahan torch relay, berikut disajikan top ten destinasi terbaik di Pulau Dewata versi Tripadvisor :
 
1. Museum Bali
Museum ini menyimpan banyak benda peninggalan sejarah dan etnografi. Beberapa koleksinya berupa perlengkapan hidup, kesenian, keagamaan, bahasa tulisan dan benda-benda lain yang merefleksikan kehidupan dan perkembangan kebudayaan Bali.
 
Bangunan Museum Bali punya arsitektur khas pulau Dewata dengan bentuk puri kerajaan Denpasar. Terdapat empat paviliun yang menggambarkan berbagai ciri khas kabupaten yang ada di Bali. Kawasan museum ini bukan hanya digunakan sebagai destinasi wisata sejarah bagi wisatawan saja namun juga sering digunakan sebagai lokasi pemotretan acara pre-wedding.
 
2. Pura Jagatnatha
Bukan hal yang aneh jika di Bali banyak ditemukan pura termasuk di kota Denpasar. Namun ngomong-ngomong masalah pura terbesar di sana tak lepas dari nama Pura Jagatnatha yang terletak di Jalan Mayor Wisnu, Kota Denpasar. Pura ini berada berdekatan dengan Museum Bali dan juga Lapangan Puputan Badung.
 
Pura Jagatnatha dibangun pada tahun 1953 dengan posisi yang menghadap ke Gunung Agung yang mana masyarakat Hindu Bali meyakini bahwa gunung tersebut adalah istananya para Dewa. Pura ini masih rutin digunakan sebagai tempat bersembahyang dan melakukan berbagai ritual keagamaan. Di sisi lain Pura Jagatnatha juga menjadi salah satu ikon wisata kota Denpasar yang banyak dikunjungi wisatawan.
 
3. Lapangan Puputan Renon
Lapangan Puputan adalah salah satu taman yang ramai dikunjungi wisatawan di Denpasar. Nama taman ini diambil dari peristiwa bersejarah yang teramat penting di Bali yaitu Perang Puputan, perang antara masyarakat Bali yang dipimpin oleh Raja Denpasar melawan kolonialisme Belanda.
 
Di tengah lapangan terdapat Monumen Puputan Badung, sebuah simbol sekaligus peringatan akan peristiwa heroik yang menewaskan ribuan warga Bali termasuk keluarga kerajaan. Lapangan Puputan terletak di jantung kota Denpasar. Setiap hari libur banyak warga yang berkunjung untuk berekreasi atau sekedar bersantai dan berolahraga.
 
4.Pantai Sanur
Pantai yang juga menjadi pusat keramaian dan berkumpulnya para wisatawan mancanegara. Selain Kuta, Bali juga punya pantai yang memiliki pemandangan indah matahari yaitu Pantai Sanur.
 
Bedanya pantai Sanur adalah spot untuk menyaksikan indahnya matahari terbenam. Pantai ini terletak di timur pulau Bali atau tepatnya di kota Denpasar. Selain terkenal dengan fenomena sunrise, pantai Sanur juga menjadi spot surfing dengan ombaknya yang terkenal ke seluruh penjuru dunia. Di titik lain juga terdapat spot snorkeling dan juga diving buat traveler pecinta kegiatan air.
 
5. Pantai Sindu
Pantai ini hadir untuk wisatawan yang sangat suka dengan pemandangan matahari terbit namun tidak suka dengan suasana ramai. Jadi saat pantai Sanur penuh dengan wisatawan kalian bisa melipir ke pantai Sindu yang letaknya bersebelahan dengan pantai Sanur.
 
Dari pesisir pantai Sanur, traveler hanya butuh berkendara 10 menit saja untuk menemukan pantai ini. Suasananya relatif lebih tenang dan nyaman serta pemandangan sunrisenya tak kalah keren dari pantai Sanur. Pantai Sindu punya daratan yang menjorok ke laut, spot itulah yang banyak digunakan wisatawan untuk mengambil gambar sunrise paling keren.
 
6. Pulau Serangan
Pulau Serangan dulunya hanyalah sebuah pulau terpencil dan letaknya dipisahkan oleh lautan dari dataran utamanya pulau Bali, Pulau Serangan waktu itu hanya bisa dijangkau melalui perjalanan laut dengan naik jukung atau perahu cadik dari Tanjung Benoa, Sanur dan Suwung dan dari kota Denpasar butuh 1 jam perjalanan.
 
Namun sekarang hal itu tidak perlu lagi karena setelah reklamasi pulau tersebut bisa dijangkau dengan mudah melalui jalur darat, sebuah jembatan dan jalan permanen, menghubungkan pulau Serangan dan Bali, kendaraan baik itu sepeda motor, mobil bahkan bus pariwisata bisa menjangkaunya dengan mudah dan hanya butuh 15 menit berkendaraan dari pusat kota Denpasar.
 
7. Taman Werdhi Budaya Art Center
Selain menikmati keindahan alamnya, saat traveling ke Bali wajib pula untuk mempelajari kebudayaannya. Salah satu tempat yang bisa dikunjungi untuk belajar kebudayaan Bali adalah di Art Center Bali atau dikenal juga dengan nama Taman Werdhi Budaya.
 
Taman Werdhi Budaya adalah tempat pementasan seni asli Bali. Setiap tahun di tempat ini rutin diselenggarakan pesta kesenian Bali atau Bali art festival. Acara tersebut akan diikuti oleh seluruh kabupaten yang masing-masing mempertunjukkan kesenian khas dari daerahnya. Pada acara itu pula biasanya dibuka dengan menampilkan partisipan dari negara lain seperti Jepang, China maupun Korea.
 
8. Simpang Dewa Ruci
Simpang Dewa Ruci adalah persimpangan jalan Nusa Dua, bandara ke Denpasar, Tanah Lot, Sanur dan Kuta. karena posisinya yang menghubungkan daerah-daerah pusat wisata maka persimpangan ini menjadi titik lalu-lintas teramai di pulau Dewata. Saking ramai dan sering macetnya di persimpangan ini sampai-sampai banyak wisatawan yang menyebutnya sebagai Simpang Siur.
 
Namun ada yang menarik dari Simpang Dewa Ruci ini, yaitu keberadaan patung Dewa Ruci di tengah jalan. Patung yang dikerjakan oleh I Wayan Winten pada tahun 1996 ini menjadi salah satu ikon Denpasar yang terkenal. Patungnya menampilkan tokoh pewayangan bernama Bima atau Werkudara yang mengambil Tirta Amertha. Kalau sedang melintas persimpangan ini pasti banyak yang menyempatkan diri untuk mengambil gambarnya dari dalam kendaraan.
 
9. Prasasti Blanjong
Prasasti ini memuat sejarah tertulis yang paling tua di Pulau Dewata. Prasasti ini dapat traveler jumpai di kawasan banjar Blanjong, desa Sanur Kauh yang lokasinya dekat dengan pantai Sanur.
 
Prasasti Blanjong berbentuk pilar batu setinggi 177 cm dan berdiameter 52 cm. Dalam prasasti tersebut ditemukan keterangan bahwa prasasti dibuat pada tahun 913 masehi yang menjadi penanda kemenangan Raja Adipatih Cri Kesari Warmadewa dalam peperangan.
 
10. Patung Titi Banda
 Patung ini adalah ikon baru kota Denpasar. Patung ini berada di pinggiran kota tepatnya ada di pertigaan Jalan By Pass Ngurah Rai, Kesiman, Denpasar. Keberadaan patung yang menggambarkan kisah Ramayana ini seakan menjadi penyambut para pelancong yang hendak masuk ke ibukota provinsi Bali.
 
Patung Titi Banda menggambarkan tokoh wayang bernama Rama yang sedang dalam perjalanan menyelamatkan isterinya yang bernama Shinta. Pada cerita tersebut Shinta tengah diculik oleh raja Alengka bernama Rahwana. Patung dibangun dengan sangat detil sehingga menampilkan kesan otentik yang cantik untuk dijadikan objek foto. 


(Hermansyah )



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats