Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 06 September 2018 09:03 WIB

Tekad Jerman Kubur Memori Hitam

Munchen, HanTer - Turnamen UEFA National League resmi bergulir dengan diikuti seluruh negara yang ada di benua biru. Pada pekan pertama ada satu pertandingan menarik yang menarik perhatian penggila bola. Dimana dua raksasa, Jerman selaku Juara Piala Dunia 2014 dan Perancis jawara 2018 akan saling bertemu. 
 
Keduanya akan saling baku hantam untuk memperebutkan kemenangan pertama sekaligus menjaga gengsi siapa yang paling kuat saat memasuki babak penyisihan Liga A Grup 1 ketika bertempur di Allianz Arena, Munchen, Jumat (7/9/2018) dini hari WIB. 
 
Jerman yang berstatus sebagai tuan rumah lebih diuntungkan karena dipastikan akan mendapatkan dukungan penuh dari para suporternya. Kendati begitu, tim asuhan pelatih Joachim Loew tidak boleh memandang remeh kekuatan Perancis yang masih berada dalam performa puncak usai menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia. 
 
Namun tidak ada pilihan lain selain menang bagi Jerman. Pasalnya itu akan mendongkrak reputasi mereka setelah tersingkir menyakitkan di babak penyisihan grup pada gelaran Piala Dunia Juli lalu. Keyakinan untuk mendulang poin penuh pun diungkapkan Manuel Neuer selaku penjaga gawang nomor satu Timnas Jerman.
 
Neuer meyakini bahwa para pemain Jerman tidak akan terlalu terpengaruh dengan kegagalan pada Piala Dunia Rusia. "Kami ingin meninggalkan memori kelam itu dan menatap ke depan. Setelah hasil buruk seperti itu, Anda pasti akan mempertanyakan diri sendiri. Setiap pemain mengambil tanggung jawab masing-masing, seperti halnya pelatih kepala dan staf pelatih," ungkap Neuer dilansir AS.
 
Demi memperbaiki performa, Joachim Low selaku pelatih pun telah melakukan sejumlah perubahan dalam skuadnya. Dimana tak ada lagi nama-nama yang tampil buruk di Piala Dunia 2018, seperti Sami Khedira, Sebastian Rudy, Marvin Plattenhardt, dan Jonas Hector. Begitu pula Mesut Ozil.
 
Kini nama-nama baru seperti, gelandang Julian Brandt pun menjadi energi baru yang memancarkan aura positif bagi skuad Loew. Tak ayal bila Die Manschaft, julukan Jerman, saat ini dianggap jauh lebih solid dibandingkan ketika menjalani Piala Dunia kemarin.
 
UEFA Nations League adalah liga internasional baru yang digelar oleh UEFA dengan peserta dari negara-negara Eropa. Liga ini rencananya akan dilangsungkan pada tahun 2018. Perhelatan ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sepak bola internasional dan mengurangi jumlah laga persahabatan yang dinilai tidak efektif untuk meningkatkan kualitas tim nasional negara Eropa.
 
Dalam liga ini, nantinya akan melibatkan 55 tim nasional negara Eropa yang akan dibagi dalam empat divisi liga (A, B, C, dan D). Tiap divisi liga itu akan kembali dibagi menjadi empat grup. Liga A akan mencakup tim-tim dengan peringkat atas.
 
Sedangkan Liga D dihuni dengan tim peringkat terendah. Liga A dan B akan terdiri dari empat grup yang masing-masing terdiri dari tiga tim. Liga C terdiri dari satu grup yang berisi tiga tim dan tiga grup lain terdiri dari empat tim. Sementara itu, Liga D berisikan empat grup yang masing-masingnya terdiri dari empat tim.


(Eka )



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats