Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 05 September 2018 20:21 WIB

Jadi Trending Topic, Asian Para Games Siap Bergulir

Solo, HanTer – 30 hari jelang pembukaan, Asian Para Games 2018 sudah mulai memanas. Netizen pun mulai menyambut event ini. Buktinya, hastag #PesonaAsianParaGames2018 telah menjadi Trending Topic Indonesia. Asian Para Games 2018 akan berlangsung mulai 6 Oktober nanti.
 
Hebatnya, hastag #PesonaAsianParaGames2018 sudah menjadi trending topic sebelum penyerahan api abadi Mrapen, Grobogan, Rabu (5/9) sore. Rencananya, api Asian Para Games akan dikirab di 8 kota. Yaitu Solo, Ternate, Makassar, Denpasar, Pontianak, Medan, Pangkal Pinang, dan Jakarta.
 
Hingga Rabu pukul 13.00 WIB #PesonaAsianParaGames2018 mampu bersaing dengan hastag lain seperti #BangkitDaitJokowi, #LagiHappyKarena, dan #BeraniBersatu.
 
Sukses di dunia maya, membuat pelaksanaan penyalaan api abadi di lentera Asian Para Games menjadi lebih seru. Penyalaan api di lentera ini, diikuti Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, dan Ketua Umum INAPGOC, Raja Sapta Oktohari.
 
Dalam kesempatan itu, Puan sangat yakin kesuksesan menggelar Asian Games 2018 akan menjalar ke Asian Para Games 2018. “Asian Para Games 2018 adalah event susulan dari Asian Games 2018. Kita sudah berhasil dengan Asian Games, dan saya yakin keberhasian tersebut akan terjadi juga di Asian Para Games,” tuturnya.
 
Puan pun yakin keberhasilan pelaksanaan dan penyelenggaraan akan diraih Indonesia di Asian Para Games 2018. “Kalau secara penyelenggaraan, saya yakin kita siap. Tapi saya juga yakin kita bisa berprestasi. Karena, Indonesia adalah juara umum ASEAN Para Games 2018 di Malaysia. Dan ini menjadi modal menghadapi Asian Para Games 2018,” paparnya.
 
Terpisah, Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap dukungan besar juga diberikan kepada para atlet Indonesia yang akan bertanding di Asian Para Games 2018.
 
“Setelah Asian Games, masih ada satu tahapan lagi yang harus kita selesaikan. Yaitu pelaksanaan Asian Para Games 2018. Di event ini pun para atlet membutuhkan dukungan. Karena mereka membawa nama baik bangsa Indonesia,” papar Menpar.
 
Dijelaskannya, Asian Para Games 2018 akan melibatkan 41 negara di Asia dengan 18 cabang olahraga yang dipertandingkan. “Kita harus membuktikan sekali lagi kepada dunia jika Indonesia benar-benar siap menggelar berbagai acara multievent olahraga. Jika Asian Games dan Asian Para Games sukses, bisa saja ini berimbas positif terhadap rencana Presiden Joko Widodo yang ingin Indonesia menggelar Olimpiade,” harapnya.
 
Sedangkan Ketua Umum INAPGOC, Raja Sapta Oktohari menjelaskan, semua venue sudah ramah disabilitas. Hal ini berkat dukungan dari Kementerian PUPR. Okto juga menyatakan bahwa tolor ukur kesuksesan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 ditentukan oleh 3 hal. Yakni sukses pelaksanaan, sukses administrasi dan sukses legacy. 
 
“Khusus untuk legacy, obor yang digunakan akan menjadi ikon Asian Para Games 2018 ke-3 yang diselenggarakan di Indonesia. Yang terpenting, INAPGOC akan meninggalkan legacy kemanusiaan. Yaitu usai kompetisi bukan menjadi akhir perjalanan namun lebih menyatakan kepada dunia bahwa Indonesia menjadi negara yang ramah disabilitas,” paparnya. 
 
Terkait dengan tiket, Okto menjelaskan bahwa akan dibagi menjadi 4 bagian. “Akan ada tiket untuk opening dan closing ceremony Asian Para Games 2018, tiket masuk kawasan GBK, tiket masuk venues, serta tiket final pertandingan,” terangnya.
 
Sedangkan Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun, turut menyampaikan apresiasinya kepada rekan-rekan media yang telah membantu menggelorakan NPC. Hingga viral di berbagai media melalui momentum Asian Para Games ini. 
 
“Selain itu, para atlet yang berkompetisi di Asian Para Games jangan merasa terbebani dengan target yang ditetapkan. Harus lebih fokus dalam menjalani kompetisi, agar menuai hasil maksimal,” paparnya.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats