Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 29 Agustus 2018 15:40 WIB

Haornas 2018 Usung Tema Ayo Olahraga Bangun Indonesia

Jakarta, HanTer - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dibawah kepemimpinan Menpora Imam Nahrawi akan mengusung tema Ayo Olahraga Bangun Indonesia pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-35 yang berlangsung di Ternate, Maluku Utara, 9 September mendatang. 
 
Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta menuturkan bahwa pihaknya terus gencarkan pembangunan jiwa dan raga secara utuh, di mana olahraga itu sendiri akan mengimplementasikan pembangunan secara utuh tesebut.
 
Pembangunan infrastruktur olahraga pada era 3-4 tahun terakhir ini, menurut Isnanta diantaranya termasuk adanya 1000 lapangan desa, ruang publik untuk olahraga dan kini yg fenomenal adalah pembangunan GBK serta fasilitas lain dalam menyambut perhelatan Asian Games dan Asian Para Games.
 
"Pemerintah melalui bangunan fisik, kita telah berhasil memberikan keyakinan terhadap dunia internasional bahwa kita telah sukses menggelar Asian Games, termasuk prestasi gemilang di peringkat empat besar dalam perhelatan tersebut," ungkapnya.
 
"Pembangunan spirit dan juga membangun pembudayaan olahraga sebagai gaya hidup sehat juga dilakukan melalui gerakan secara massif, seperti pemecahan rekor dunia Poco-poco, Sepeda Nusantara, Gala Desa, Liga Sepakbola Pelajar Berjanjang yang meluas di lebih 386 Kab/Kota. Jadi membangun olahraga itu tidak hanya fisik semata, namun juga membangun jasmani dan rohani," tambahnya.
 
Haornas adalah sebuah momentum, lanjut pria asal Kulon Progo itu, bahwa awal berkembangnya olahraga di Indonesia dengan peristiwa PON (Pekan Olahraga Nasional). Disitu kita peringati setiap tahunnya. Dan kali ini sebagai tahun olahraga, Haornas memiliki makna lain di tengah pemerintah pusat sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan fisik, baik fasilitas umum maupun untuk olahraga.
 
"Pembangunan disektor olahraga terus dilakukan sebelum Asian Games dan Asian Para Games berlangsung. Namun  ditengah-tengah dua even akbar tersebut ada Haornas. Di situ untuk memberikan rasa keseimbangan. Jadi Haornas memberikan rasa keseimbangan pembangunan olahraga yang berdimensi kesetaraan antara Asian Games dan Asian Para Games," sambugnya.
 
Keseimbangan yang dimaksud, lanjut Isnanta, bahwa pemerintah tidak hanya terfokus untuk mengejar olahraga prestasi seperti Asian Games yang saat ini masih dihelat sampai 2 September mendatang.
 
Tetapi juga dipadukan dengan olahraga unsur lain, semisal Asian Para Games yang lebih menonjolkan sisi kemanusiaan. Selain itu juga akan ada olahraga lain, baik tradisional, rekreasi dan lain sebagainya. Menurutnya, kombinasi berbagai jenis olahraga sangat penting untuk terus digalakkan kepada masyarakat, khususnya disaat peringatan Haornas ke-35.
 
"Saat Haornas sendiri akan kita tonjolkan momentum olahraga berbasis tradisional yang kebetulan kita adakan di Ternate. Disana nanti ada penghargaan, gebyar olahraga, ada festival olahraga lansia dan macam-macam. Sehingga apa yang kita tampilkan menjelang akhir tahun, kita sudah menyajikan olahraga secara utuh," katanya lagi.
 
"Artinya semua itu menyeluruh dan sekali lagi kita akan memberikan pemahaman kepada masyarakat Indonesia bahwa membangun olahraga, harus utuh mulai dari olahraga pendidikan, rekreasi dan prestasi," Isnanta mengakhiri.


(Hermansyah )



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats