Di Publish Pada Tanggal : Senin, 16 Juli 2018 00:45 WIB

Perancis Rusak Mitos Siklus Juara Baru

Moskow, HanTer - Timnas Perancis berhasil keluar sebagai juara pada gelaran akbar sepakbola sejagat empat tahunan bertajuk Pildun 2018 yang berlangsung di Rusia. Itu tak lepas setelah tim asuhan pelatih Didier Deschamps sukses membungkam Kroasia dengan skor akhir 4-2 di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018) malam WIB. 
 
Ini menjadi trofi kedua yang diraih Perancis ketika sebelumnya mereka mendapatkan gelar pertama pada Piala Dunia 1998 yang berlangsung di kandang sendiri. Selain menambah pundi gelar pada pesta akbar sepakbola sejagat itu, Les Bleus, julukan Perancis, juga mematahkan serangan mitos yang sempat mengancam mereka. 
 
Dimana mitos yang berhasil dirusak Les Bleus ialah `Juara Baru` dalam siklus dua dekade atau per-20 tahun.Siklus dua dekade ihwal juara baru Piala Dunia sendiri dimulai tahun 1958. Ketika itu, Brasil jadi juara untuk pertama kalinya, setelah di final mengalahkan tuan rumah Swedia 5-2. Saat itu Selecao juga mematahkan dominasi Uruguay, Italia, dan Jerman Barat, yang sebelumnya bergantian jadi juara sejak 1930.
 
20 tahun berselang, juara baru kembali muncul pada Piala Dunia 1978. Kali ini, Argentina yang muncul ke permukaan. Ketika itu di final mereka mengalahkan Belanda 3-1. Selanjutnya siklus kembali menunjukkan bukti ketika Perancis memenangkan trofi Piala Dunia di tahun 1998 usai membungkam Brasil tiga gol tanpa balas.
 
Namun semua rangkaian mitos berupa siklus per dua dekade untuk melahirkan juara baru akhirnya mampu dirusak Perancis pada gelaran Pildun 2018 yang berlangsung di Rusia. Sebaliknya, ini menjadi sebuah siklus dua dekade yang sangat istimewa bagi Les Bleus karena mereka sukses mengulangi era jaya 20 tahun silam kala menjuarai turnamen itu pada 1998. 


(Eka )



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats