Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 25 April 2018 17:47 WIB

Taekwondoin UTI Pro Raih Lima Emas di Osaka

Osaka, HanTer - Atlet taekwondo UTI Pro sukses mengukir prestasi membanggakan pada WATA Open Taekwondo Intercontinental Championship di Osaka, Jepang 20-22 April lalu.

Sekjen UTI Pro, Lamting yang ditemui di Jakarta, Rabu (25/4/2018), mengatakan, prestasi yang membanggakan tersebut bisa dilihat dari hasil raihan 5 emas, 3  perak, dan 1 perunggu. 

"Tidak gampang meraih prestasi di WATA Open. Sebab, atlet taekwondoin UTI Pro harus bersaing dengan taekwondoin kelas dunia," katanya. 

Ke-5 medali emas tersebut dihasilkan dari nomor Kyorugi melalui Apriliandy Fransiorendy yang turun di kelas -63 Kg dan Farentino Frangklin di kelas -24kg. 

Sedangkan tiga emas lainnya dihasilkan dari kategori Poomsae nomor perorangan, pasangan, dan beregu.

Di nomor Poomsae, taekwondoin Billy Komara menjadi bintang. Dia bukan hanya meraih emas saat tampil di nomor perorangan tetapi juga saat berpasangan dengan Siti Aulia Rahma.

Trio taekwondoin putri UTI Pro yakni Sherly, Siti dan Bella yang turun di beregu melengkapi emas ketiga.

Sementara 3 medali perak dihasilkan dari nomor Kyorugi melalui taekwondoin asal Jawa Barat Fikri Irham Firdaus yang turun di kelas senior 68 kg.

Kemudian Poomsae perorangan putra melalui taekwondoin cilik asal Sulawesi Utara, Farentino Frangklin Bayang dan Siti Aulia Rahma Poomsae perorangan putri.

Sedangkan satu-satunya medali perunggu disumbangkan Elisabeth Sherly Kurniawan juga dari nomor Poomsae perorangan. 

Dua taekwondo lainnya, Herlambang Agus Parluhutan dan Bella Elvina gagal mengikuti jejak rekan rekannya yang sukses meraih medali.

Keikutsertaan para taekwondoin UTI Pro di WATA Open Taekwondo Intercontinental Championship, kata Ketua Dewan Pembina UTI Pro, Grand Master Lioe Nam Khiong, merupakan program try out rutin yang dijalankan UTI Pro. 

"Program try out ini bisa dijadikan tolok ukur program pembinaan yang telah dijalankan selama mengikuti kepelatihan," kata Grand Master Lioe Nam Khiong yang turut mendampingi para Taekwondoin selama di Osaka, Jepang.

Selain program pembinaan Atlet, UTI Pro juga tengah fokus untuk meloloskan wasit andalannya untuk memimpin pertandingan di Olimpiade Tokyo 2020.

Pada Olimpiade Rio di Brasil 2016 lalu , UTI Pro juga meloloskan Rahadewi netta.

"Saya optimis UTI Pro bisa meloloskan lagi satu wasit masuk di jajaran elit wasit taekwondo dunia dan berpartisipasi di Olimpiade Tokyo 2020," ujar penyandang sabuk DAN IX Kukkiwon.

Sementara itu, Ketua Umum UTI Pro Mayjen TNI (Pur) Andogo Wiradi menyambut baik hasil yang dicapai di Osaka ini.

"Suatu kehormatan bagi UTI Pro bisa mencetak taekwondoin yang mampu meraih prestasi di event internasonal," ujar Andogo Wiradi.

Hal senada juga dikemukakan Ketua Umum YUTI, Ngatino. "Saya salut dan bangga atas pencapaian prestasi di Jepang. Mudah-mudahan prestasi ini bisa terus ditingkatkan," ungkap Ngatino yang juga Wakil ketua PB Wushu Indonesia.

Event WATA Open Intercontinental  Taekwondo Championship ke 16 ini diikuti 820 atlet dari 22 negara termasuk Indonesia.


(Eka)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats