Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 27 Maret 2018 21:02 WIB

Calon Penghuni SKO Ragunan TA 2018-2019, Sebanyak 494 Orang Lolos Seleksi Administrasi

Jakarta, HanTer - Kemenpora melalui Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga yang menangani Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga, pada Selasa (27/3/2018), merilis calon penghuni Sekolah Khusus Olahraga Ragunan tahun ajaran 2018-2019 yang lolos verifikasi berkas.
 
Mereka yang lolos seleksi berkas sebanyak 494 atlet dari seluruh Indonesia untuk 12 cabang olahraga.
 
Sebelumnya, Kepala Sub. Bidang Pengelola SKO Ragunan Usman Ali Mustafa, mengatakan jika animo masyarakat pada tahun ini sangat meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya, meski pihaknya mengklaim telah melakukan standar tinggi sebagai syarat verifikasi berkas.
 
Sebagai contoh, Usman mengatakan jika untuk cabang olahraga sepakbola, berkas yang sudah masuk sebanyak 400an lebih melalui persyaratan yang diminta. Itu meningkat dua kali lipat dari sebelumnya.
 
"Persyaratan untuk seleksi berkas saja sudah ketat. Misalnya tinggi badan, kita tetapkan untuk pemain tengah yang terpendek untuk sepakbola adalah 165, pasti diluar sana ada yang 160, tapi persyaratannyakan tidak terpenuhi jadi tidak mendaftar, kalau kita buka tanpa syarat yang ketat akan lebih luarbiasa banyaknya," ucap Usman.
 
Selanjutnya, mereka yang lolos pada tahap ini akan menghadapi ujian pertama seperti tes fisik, keterampilan cabang olahraga yang akan berlangsung 2 hingga 4 April mendatang. Sedangkan pengumuman hasil tes fisik dan keterampilan dilakukan tanggal 5 April.
 
Tak membuang waktu lagi, keesok hariannya 6 April, langsung dilakukan tes kesehatan dan psikologi di klinik kesehatan komplek PPOP Ragunan terhadap atlet yang lolos dari tes fisik dan keterampilan. Pada tanggal 11 Mei 2018 menjadi pengumuman akhir dari segenap rangkaian tes yang menjaring total 52 orang untuk 12 cabang olahraga. 
 
Asisten Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga Teguh Raharjo, S.Pd, M.M, mengimbau kepada atlet yang lolos berkas untuk menyiapkan segala sesuatunya, keluarkan segenap kemampuan yang dimiliki.
 
"Dari total 494 atlet memang tidak diterima semuanya baru lolos administrasi, namun saya meyakini jika mereka semuanya adalah orang yang memiliki kualitas, sehingga kami mencari yang terbaik dari para yang baik kualitasnya ini," ucap Teguh Raharjo.
 
"Nantinya jika sudah diterima di SKO Ragunan, kami berharap para siswa itu lebih bersemangat dan lebih menonjolkan jiwa nasionalis