Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 10 Januari 2018 15:21 WIB

Masyarakat Tak Perlu Khawatir Saksikan Piala Dunia 2018

Jakarta, HanTer - Gelaran Piala Dunia Rusia 2018 akan dihelat lima bulan lagi. Sejumlah negara kesebelasan siap baku hantam dalam ajang kejuaraan sepakbola bergensi sejagat.

Meski dua negara favorit sekelas Italia dan Belanda absen dalam ajang empat tahunan itu, hal tersebut tak menyurutkan persaingan panas dari 32 negara yang akan bertanding.

Berdasarkan data FIFA, Indonesia merupakan negara terbanyak kedua sebagai penonton setia pada gelaran Piala Dunia 2014 Brasil, dibawah China.

Melihat potensi besar itu, salah satu televisi berbayar pun siap menyajikan tayangan berkualitas kepada masyarakat Indonesia yang akan menyaksikan gelaran Piala Dunia 2018.

"Pada 2014 FIFA merilis 103 juta org indonesia menonton Piala Dunia. Dan pada waktu itu kita kalah dengan China," kata Yohanes Yudistira selaku Direktur K-Vision dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Namun, tidak semua masyarakat bisa menyaksikan perhelatan pada Piala Dunia 2014 silam. Yudistira menerangkan bahwa televisi dengan jaringan UHF tida semuanya bisa tersalur di pelosok daerah Indonesia.

Untuk itu, jelas dia, K-Vision hadir untuk mengatasi solusi tersebut setelah mendapatkan lisensi hak siar Piala Dunia Rusia 2018.

"Yang saat ini jadi persoalan, contoh di kampung saya yang merupakan Kabupaten/Kota belum bisa menonton UHF. Maka kami hadir untuk itu," papar dia. 


(Eka)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats