Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 23 Desember 2017 20:53 WIB

Siliwangi Gagal Menuai Kemenangan Perdana dan Belum Bisa Tembus Angka 70

Solo, HanTer - Permainan tim basket Siliwangi Bandung di seri ketiga IBL Pertalite 2017/18 sudah berkembang namun tak cukup untuk menghentikan lawannya Stapac Jakarta. Setelah hanya tertinggal 36-37 di babak pertama, Siliwangi gagal meraih kemenangan pertamanya yang akhirnya takluk dengan skor 69-87 kala berlaga di Sritex Arena, Solo, Sabtu (23/12/2017).
 
"Anak anak sudah berkembang tapi memang Stapac lebih tangguh," kata pelatih Siliwangi, Ali Budimansyah.
 
Logo tim ini tidak segahar permainannya. Sejauh ini, Siliwangi Bandung telah melakoni enam laga di kompetisi bola basket kasta tertinggi di tanah air. Dari kesemua laganya itu belum sekalipun menuai kemenangan. 
 
Kekalahan pertama dirasakan saat menghadapi Satya Wacana dengan skor 66-71. Kemudian kekalahan kedua didapat saat menghadap Pacific Caesar Surabaya dengan skor 63-80. Lantas saat menghadapi Bima Perkasa Jogja kalah dengan skor akhir 63-75.
 
Melawan Garuda Bandung, Siliwangi mengalami kekalahan dengan skor 69-56. menghadapi juara bertahan Pelita Jaya, Siliwangi tunduk dengan skor 81-59. Dan pada laga terakhirnya, melawan Stapac Jakarta, Siliwangi kalah 87-69.
 
Dari rentetan kekalahan tersebut terlihat bahwa selain kerap kalah hingga pertandingannya yang keenam, Siliwangi belum pernah tembus di angka 70.
 
Budi mengakui pasukannya belum bisa konsisten sepanjang pertandingan. "Menghadapi tim sekelas Stapac, bermain konsisten saja belum jaminan menang, apalagi jika tidak konsisten," ujar Budi.
 
Dia menyebut timnya gagal menghentikan momentum kebangkitan Stapac. Hal ini pun diakui pemainnya, Kevin Moses Poetiray. " Kami memang belum konsisten. Pengalaman masih kurang, harus berlatih lebih keras," kata Kevin.
 
Asisten pelatih Stapac, AF Rinaldo menyebut timnya lambat start. "Kami terbawa irama lawan, seharusnya bermain cepat sesuai pola yang diinginkan pelatih Bong Ramos," kata Inal, sapaannya.
 
Stapac menjalankan pola dribble, drive, offense yang menitikberatkan serangan cepat. "Awalnya memang lambat, di babak kedua baru kami bisa menerapkan pola Stapac sebenarnya," kata pemain senior Stapac, Fandi Andika Ramadhani.
 
Dominique Williams mencetak 29 angka bagi Stapac, sementara pemain impor anyar Siliwangi, Joel Clarke mengemas 13 angka dan sembilan rebound. "Joel yang baru berlatih bersama dua kali cukup membantu terutama dalam rebound dan defense," kata Budi. Clarke datang untuk menggantikan Donnavan Hastings.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats