Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 03 Desember 2017 00:42 WIB

Surabaya Fever Juara Seri I Makassar

Makassar, HanTer - Surabaya Fever kembali menunjukkan kelasnya pada laga puncak seri pertama Srikandi Cup 2017-2018 yang berlangsung sore tadi di GOR Flying Wheel Makasssar, Sulawesi Selatan. Kepastian tersebut direngkuh oleh  klub kebanggaan warga kota Surabaya setelah pada final tadi Fever mengalahkan rival terkuatnya Merpati Bali 67-48.
 
Kemenangan Surabaya Fever disertai dengan terpilihnya Natasha Debby Christalin yang didaulat menjadi pemain terbaik final Seri I Srikandi Cup lewat 22 poin, sembilan rebound, dua assist dan tiga steal yang diraihnya.
 
Pada lima menit kuarter awal Merpati Bali yang turun tanpa tiga pemain andalannya (Dita dan Ayu mengikuti test event 3x3, Lamia Rasidi Cedera di semifinal), sempat memberikan perlawanan untuk Fever yang datang dengan predikat juara bertahan musim kemarin.
 
Namun lepas pada menit selanjutnya Fever mulai menunjukkan kelasnya. Menggunakan strategi dengan menurunkan dua pemain tingginya membuat tim asuhan Wellyanto Pribadi tersebut bermain seimbang baik saat menyerang maupun bertahan. Kurang tenangnya para pemain Merpati Bali membuat mereka selalu melakukan banyak kesalahan. Bahkan dalam catatan statistik, 30 poin Fever dapat mereka ambil memanfaatkan kesalahan dari pemain Merpati Bali.
 
Angin kemenangan Surabaya Fever semakin terasa khususnya di kuarter ketiga. Setelah sebelumnya di babak pertama mereka mampu menjaga margin kemenangan dengan kedudukan 35-25, pada babak kedua mereka semakin nyaman dengan pola permainan yang diinginkan oleh Wellyanto Pribadi. Beberapa kali bola pemain Merpati Bali dapat direbut oleh Henny Sutjino dan juga Sumiati. Ditambah lagi center andalan mereka Gabriel Sophia berperan besar dalam urusan menjaga bola rebound (11 kali) ditambah 16 angka yang berhasil ia cetak, membuat Fever begitu nyaman di paint area Merpati Bali.
 
Dengan memaksimalkan skuad yang ada, Bambang Asdianto Pribadi mencoba memberikan perlawanan pada kuarter terakhir. Sayangnya pada kuarter sebelumnya (58-37) mereka terlalu jauh tertinggal. Namun meski pada akhirnya mereka harus mengakui keperkasaan Surabaya Fever, Bambang Asdianto Pribadi mengaku puas pada pencapaian anak asuhnya di seri pembuka Srikandi Cup musim ini.
 
“Harus di akui tanpa Dita, Ayu, Mia kami sedikit timpang. Tapi itu bukan alasan mutlak. Kekalahan game kali ini selain karena pemain lawan mempunyai kedalaman pemain yang berpengalaman, kami kalah karena kesalahan sendiri. Banyak turnover yang menghasilkan poin bagi lawan. Tapi selalu ada sisi positip dari kekalahan ini, yaitu kami mampu beradaptasi dengan pemain yang ada. PR kami selanjutnya mungkin menyusun pola serangan yang lebih baik lagi. Untuk defense sebenarnya para pemain saya sudah bermain bagus pada seri ini secara keseluruhan, “Komentarnya kepada awak media selepas pertandingan.
 
Di lain pihak, Debby yang menjadi pemain terbaik pada final kali ini, mengaku senang bisa memberikan kontribusi bagi tim barunya. Ia mengaku perannya di Surabaya Fever sedikit lebih ringan jika dibandingkan dengan saat ia masih berbaju Sahabat Semarang.
 
“Saya senang bisa meraih juara bersama tim baru saya musim ini. Memang di sini peran saya sedikit mudah karena sudah banyak teman (timnas) yang saling mengerti. Untuk seri berikutnya di Surabaya mendatang, kami semua tidak boleh lengah terhadap Merpati Bali. Tanpa Dita dan Ayu mereka mampu memberikan perlawanan kepada kami,” ujar Debby.
 
“Saya belum puas dengan pencapaian anak-anak. Masih harus benahi kekurangan mereka yakni defense dan komunikasi. Merpati Bali bermain secara kolektif. Sementara kami menang pengalaman. Seri berikutnya kami harus kembali bekerja keras dan tetap mewaspadai kiprah Merpati Bali,” kata Wellyanto Pribadi, head coach dari Surabaya Fever yang sudah enam tahun melatih Gabriel Sophia dan rekan-rekannya.
 
Sementara pada pertandingan perebutan peringkat ketiga Merah Putih Samator Jakarta akhirnya unggul 58-55 atas Tenaga Baru. Michelle Kurniawan berhasil menjadi pencetak terbanyak bagi Samator (19 poin dan empat rebund), sementara kapten tim Tenaga Baru Pontianak Fanny Kalumata mencetak double double pada pertandingan kali ini 21 poin dan 11 rebound.
 
Selanjutnya Srikandi Cup akan dilangsungkan di Kota Surabaya pada akhir Januari mendatang. Tim Surabaya Fever akan bertindak menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seri kedua nanti.
 
Peringkat keseluruhan Seri I Makassar :
 
Juara 1 Surabaya Fever
Peringkat 2 Merpati Bali
Peringkat 3 Merah Putih Samator Jakarta
Peringkat 4 Tenaga Baru Pontianak
Peringkat 5 Tanago Jakarta
Peringkat 6 GMC Cirebon
Peringkat 7 Sahabat Semarang
Peringkat 8 Flying Wheel Makassar


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats