Di Publish Pada Tanggal : Selasa, 14 November 2017 08:14 WIB

Buffon Menangis Catat Hasil Buruk Italia Sejak 1958

Milan, HanTer - Publik maupun para penggemar Timnas Italia harus mengelus dada dengan ikhlas ketika Gli Azzurri, julukan Italia, gagal tampil ke gelaran Piala Dunia tahun depan yang berlangsung di Rusia. 
 
Itu terjadi setelah tim asuhan dari pelatih Giampiero Ventura disingkirkan Swedia pada babak play-off kualifikasi dengan agregat 0-1. 
 
Tentu saja, tanpa kehadiran tim sekelas Italia, rasanya Piala Dunia tahun depan akan begitu hambar karena kesebelasan tersebut mempunyai sederet pemain berkualitas serta berstatus sebagai sang jawara pada 2006 lalu. 
 
Alih-alih untuk bangkit saat tampil di putaran final, justru Italia harus tersingkir dari gelaran akbar sepakbola empat tahunan sejagat kali ini. 
 
Ini merupakan sebuah perjalanan kelam mereka selama 60 tahun silam. Dimana mereka pun gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 1958 yang berlangsung di Swedia. Dan kali ini mereka pun disingkirkan Swedia dengan agregat 0-1. 
 
Dimana sebelumnya tim asuhan Ventura menuai kekalahan di markas lawan dengan skor itu dan hanya bermain imbang tanpa gol saat melakoni leg kedua di Giuseppe Meazza stadium, Milan, Selasa (14/11/2017) dini hari tadi. 
 
Ini pun menjadi kegagalan terpahit, karena pada gelaran berikutnya, baik Piala Eropa 2020 maupun Piala Dunia 2022, Gli Azzurri tidak akan diperkuat sejumlah pemain ternama mereka. 
 
Seperti sang kapten Gianluigi Buffon, bek jangkar Giorgio Chiellini serta gelandang enerjik, Daniele De Rossi. Ketiga pemain itu memutuskan untuk pensiun dari pentas sepakbola internasional bersama Timnas. 
 
Ditengah usia yang tak lagi muda, ketiganya pun memutuskan gantung sepatu dari gelaran internasional dengan catatan yang sangat pahit karena mereka gagal mengantarkan skuad tampil di putaran final Piala Dunia Rusia tahun depan.
 
Italia merupakan salah satu tim favorit untuk bersaing memenangkan gelar yang kelima kalinya. 
 
Kepedihan dirasakan Buffon selaku penjaga gawang senior Italia. Kiper Juventus itu pun menintikkan air mata ketika koleganya harus tersingkir ketika bermain pada leg kedua di kandang sendiri. 
 
"Ini mengecewakan. Bukan untuk saya, tapi sepakbola Italia karena kami gagal melakukan sesuatu yang benar-benar penting bagi negara," kata dia dilansir laman Football Italia. 
 
"Inilah satu-satunya penyesalan yang saya rasakan. Sayang sekali pertandingan terakhir saya bertepatan dengan kegagalan lolos ke Piala Dunia (2018 -red)," jawab Buffon.


(Eka)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats