Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 09 November 2017 22:52 WIB

Final Pelita Jaya vs Satria Muda, Partai Sarat Gengsi

Jakarta, HanTer - Dua tim basket besar asal Ibukota, Pelita Jaya dan Satria Muda akan bentrok menjadi yang terbaik di partai puncak dalam turnamen pemanasan jelang bergulirnya liga di ajang Perbasi Cup 2017 yang berlangsung di Britama Arena, Jakarta. Ini merupakan partai sarat gengsi bagi kedua tim untuk menunjukkan siapa yang terbaik diantara keduanya diajang pemanasan.
 
Pelita Jaya yang bertitel sebagai juara IBL Pertalite 2016/17, ketika tampil dalam ajang pemanasan ini tak mematok juara, akan coba merebut trofi Perbasi Cup dari Satria Muda yang diraihnya tahun lalu pasca menundukkan CLS Knights Surabaya 67-51.
 
Sebelum melenggang ke partai pamungkas, Pelita Jaya terlebih dahulu menundukkan Hang Tuah Sumatra Selatan melalui skor 67-58, Kamis (9/11/2017). Pada laga tersebut, Chester Jarrel Giles menjadi pemain tersubur dalam urusan penyumbang poin bagi Pelita Jaya dengan torehan 16 angka. Adapun di kubu Hang Tuah, Nashon George, tampil luar biasa dengan raihan 26 poin.
 
Juru taktik Pelita Jaya, Johannis Winar mengatakan jika anak-anak asuhnya tampil luar biasa meski dalam kondisi kelelahan, di mana stamina timnya terkuras setelah melakoni empat laga secara beruntun sejak hari Senin (6/11/2017) lalu. "Saya tahu mereka lelah tetapi anak-anak bermain luar biasa. Mereka tidak mau menyerah," ujar Johannis Winar usai laga.
 
Johannis Winar yang sebelumnya mengatakan tak mengusung target tinggi di Perbasi Cup ini, di mana pihaknya hanya ingin mencoba pemain dan melakukan pemanasan jelang liga, sesampainya di laga final ia menyerukan kepada timnya untuk bekerja keras memenangkan pertandingan. "Kami akan manfaatkan waktu yang singkat ini untuk melakukan pemulihan. Di final, kami akan bekerja keras memenangkan laga pamungkas," kata pelatih yang akrab disapa Caoch Ahang itu.
 
Sementara itu Satria Muda yang bertitel sebagai juara bertahan, tampil di final setelah menundukkan Stapac Jakarta dengan skor 86-79, kemarin di tempat yang sama. Adalah pemain impor Dior Lowhorn menjadi yang terbaik bagi Satria Muda dengan mencatatkan double-double dengan 26 poin, 15 rebound dan dua assist.
 
Pelita Jaya kontra Satria Muda menjadi partai ulangan babak final Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2016/17, di mana ketika itu Pelita Jaya menaklukkan SM dengan skor 72-62 pada partai penentuan yang menggunakan format best-of-three.
 
Menanggapi laga pamungkas Perbasi Cup 2017, pelatih Satria Muda Youbel Soundakh menyebut jika timnya akan fokus mengembalikan kebugaran fisik guna mempertahankan gelar yang diraihnya pada tahun lalu. 
 
Dia pun tidak menganggap timnya diuntungkan dengan jumlah pertandingan yang lebih sedikit dibandingkan Pelita Jaya. "Sebenarnya soal kebugaran fisik itu 50:50, karena hari ini kami bermain paling malam. Selain itu, mereka juga lebih lama bermain dengan pemain asingnya dibandingkan kami," kata Youbel usai laga.
 
Pertandingan final Perbasi Cup 2017 akan digelar Jumat (9/11/2017) mulai pukul 19.00 WIB. Sebelumnya, mulai pukul 15.00 WIB ada perebutan tempat kelima Siliwangi Bandung kontra Pacific Caesar dan pukul 17.00 WIB digelar laga perebutan posisi ketiga Stapac Jakarta versus Hangtuah Sumsel. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats