Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 17 Juni 2017 20:26 WIB

Lantaran Kram Pebulutangkis Cantik Asal Thailand Ini Gagal ke Final

Jakarta HanTer - Tunggal putri asal Thailand, Nitchaon Jindapol menyebutkan lantaran kram di paha sebelah kiri menjadi penyebab dirinya gagal melaju ke putaran final turnamen Indonesia Terbuka 2017 yang berlangsung di Jakarta Convention Centre (JCC), Sabtu (17/6/2017).
 
Dalam pertandingan semifinal tersebut, Jindapol ditumbangkan oleh wakil Jepang Sayaka Sato dalam drama tiga gim selama satu jam 18 menit waktu pertandingan. "Saya tadi di tengah pertandingan merasa kram sehingga saya mengalami hambatan dalam pergerakan," kata Jindapol selepas laga.
 
Gim pertama menjadi milik Jindapol, sedangkan pada gim kedua silih berganti serang menyerang, Jindapol harus mengalami masalah pada paha kiri bagian belakangnya ketika poin dirinya tertinggal dari Sayaka 9-11.
 
Kendati demikian, pemain Thailand berperingkat 14 dunia tersebut tetap melanjutkan pertarungan hingga akhir laga yang berkesudahan dengan skor 21-13, 18-21, 14-21 untuk keunggulan Sayaka itu dengan terpincang-pincang.
 
Meski tidak secara tegas dikatakan, Jindapol mensiratkan bahwa kram tersebut menjadi salah satu penyebab dia tidak bisa menembus putaran final turnamen berlevel Super Series untuk kali pertama dalam karirnya.
 
"Saya hanya ingin mencoba karena merasa mampu meneruskan. Pasalnya sebelum kram itu saya merasa bisa bermain lebih baik dari lawan dan bisa memenangkan pertarungan," ujar pebulutangkis yang memiliki paras cantik itu.
 
Sementara itu, Sayuki yang ditemui di lokasi lainnya mengatakan cederanya Jindapol memberikan keuntungan baginya untuk bisa mendapatkan kemenangan. "Jindapol bermain sangat baik pada pertandingan tersebut, bahkan sebelum dia mengalami masalah saya pikir saya tidak bisa memenangkan pertandingan," ujar Sayuki.
 
Walau mengalami kekalahan, ini adalah pertama kalinya Jindapol menembus putaran semifinal dalam turnamen Super Series selama karirnya. Di Indonesia Terbuka sendiri prestasi terbaik Jindapol adalah hanya sampai putaran pertama pada tahun 2013 lalu.


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats