Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 21 April 2017 21:56 WIB

Empat Rekornas Pecah di Hari Pertama Kejurnas Festival Akuatik Indonesia 2017

Palembang, HanTer - Empat rekor nasional langsung pecah di hari pertama Kejuaraan Nasional Renang bertajuk Festival Akuatik Indonesia 2017 yang berlangsung di kolam renang Jakabaring Aquatic Centre, Jumat (21/4/2017).
 
Festival yang dibuka Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin, dihadiri oleh Ketua Umum PB PRSI Anindya N. Bakrie dan Plt. Deputi Menpora Bidang peningkatan Prestasi Olahraga, Washington serta pejabat teras lainnya dan juga hadir sebagai tamu kehormatan, Habib Nasution yang pernah bertanding di Olimpiade 1956.
 
Gubernur Alex Noerin menyambut baik kehadiran 731 atlet dan 152 ofisial serta para orang tua yang sudah bertanding di salah satu Kolam renang terbaik di Asia. "Ini salah satu kolam terbaik di Asia. Ini jadi salah satu persiapan jelang Asian Games, menandakan kota Palembang siap jadi tuan rumah pentas internasional," ujarnya saat membuka kejurnas tersebut. 
 
Festival ini melombakan renang, renang indah, loncat indah, polo air dan renang master. 
"Ini terobosan baru, PB PRSI menggelar 5 cabang olahraga sekaligus. Animonya cukup besar dan ini sangat bagus untuk perkembangan renang di Indonesia," ucap Ketua Umum PB PRSI Anindya N. Bakrie.
 
Sementara itu empat rekornas pecah di hari pertama. Yang menjadi sorotan di nomor 200 meter gaya ganti perorangan putri. Pada sesi pagi di babak penyisihan, Ressa Kania Dewi berhasil memecahkan rekornas dengan catatan 02 menit 18,75 detik atau lebih cepat atas rekornya sendiri yakni 02 menit 19,12 detik.
 
Namun sayang, rekornas Ressa hanya bertahan beberapa jam, karena di sesi final perenang muda Azzahra Permatahani kembali memecahkan rekornas dengan catatan 02 menit 18,08 detik. 
"Senang banget bisa bikin rekornas di Palembang. Setelah dari Singapura, pelatih memperbaiki teknik dan fisik. Semoga di nomor spesialis saya 400 M gaya ganti perorangan putri bisa pecah lagi," ucap Azzahra usai lomba.
 
Rekornas lainnya tercipta di nomor 100 M gaya dada putri oleh Vanessa Evato dengan catatan 01 menit 10,59 detik. Rekor sebelumnya juga diciptakan vanessa di Singapura bukan lalu dengan catatan 01 menit 10,89 detik.
 
"Banyak perbaikan setelah dari Singapura. Selama pelatnas di Bali, teknik start saya sudah lebih baik lagi. Mungkin nanti di Islamic Solidarity Games bisa lebih cepat lagi," harap Evato yang senang dengan metoda kepelatihan David Armandoni dari Perancis.
 
Kemajuan juga dialami Ressa Kania Dewi yang berhasil memecahkan rekornas di nomor 400 M gaya bebas putri dengan waktu 04 menit 19,75 detik atau lebih tajam dari rekor lama milik Raina Saumi yakni 04 menit 20,16 detik yang pecah di Singapura 2012 lalu. 
 
Satu rekornas lagi tercipta pada Kelompok Umur Grup Satu (15-17 tahun) di nomor 50 M gaya kupu-kupu putri saat Angel Gabriel Yus mencatat waktu  28,45 detik. 
Hari Sabtu (22 April 2017) akan mempertandingkan renang master, yang juga diikuti Anindya Bakrie mulai pukul 08.00 wib. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats