Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 14 Januari 2017 00:05 WIB

Matador FC Mundur Selangkah Untuk Maju Tiga Langkah

Jakarta, HanTer - Tim sepakbola amatir asal Ibu Kota Jakarta Matador FC (JMFC), memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai anggota PSSI, ditetapkan sejak hari Senin 2 Januari 2017 yang lalu dengan menyikapi perkembangan dan dinamika persepakbolaan nasional saat ini. 
 
Tim Jakarta Matador FC disektor putra dalam kompetisi sebelumnya berlaga di Divisi 1, sedangkan tim Jakarta Matador FC disektor putri terakhir berlaga di turnamen sepakbola Piala Bude Karwo 2016 di pertengahan desember tahun lalu yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Surabaya. Terkait tim amatir, PSSI akan melakukan kompetisi di level Liga Nusantara.
 
Sekjen JMFC, H. Tubagus Adhi mengatakan bahwa mundurnya Matador FC bukan lantaran kecewa terhadap PSSI khususnya di kepengurusan yang baru, bahkan pihaknya mengklaim sangat mendukung terbentuknya kepengurusan yang baru ini. "Kita sangat mengapresiasi kepengurusan PSSI dibawah Edy Rahmayadi," tegas H. Tubagus Adhi.
 
"Kita mengambil langkah itu dengan alasan mundur selangkah untuk maju empat langkah kedepan. Artinya saat ini kita tengah melakukan konsolidasi kedalam. Kita merasa bahwa kompetisi Liga Nusantara yang akan dilakukan kedepannya akan sangat luar biasa panjangnya, luarbiasa beratnya dan harus diikuti dengan kekuatan yang penuh. Sehingga kita berpikir, apakah kita sanggup untuk mengikuti kompetisi kedepannya dengan kekuatan kita saat ini di mana PSSI dibawah kepemimpinan Edy Rahmayadi bertekad menggelar kompetisi yang sangat baik?," jelas H. Tubagus Adhi.
 
"Untuk itu menajemen mengambil langkah untuk menarik diri dulu untuk menghimpun kekuatan untuk 2-3 tahun kedepan tampil kembali dalam persepakbolaan tanah air di jenjang kompetisi yang lebih tinggi," tambahnya.
 
Menambahkan komentar Sekjen, Presiden JMFC Heru Pujihartono mengatakan pada medio tertentu pihaknya akan membidik klub Divisi Utama mana yang kira-kira membutuhkan support, sehingga dirinya siap untuk mengakuisisi sebuah klub.
 
"Kami berhitung secara bisnis disepakbola dengan bisa memanfaatkan stekholder, stadion, suporter dan terkait dengan pendanaan klub. Amatir harus belajar seperti ini, sebab cita-cita perjalanannya pasti ke ISL. Terlalu lelah kami mengambil uang sendiri di mana tak adanya suporting dari sponsor," tegas Presiden JMFC Heru Pujihartono.
 
"Untuk itu saya mengambil keputusan untuk mengundurkan diri dari keanggotaan PSSI dengan tidak bicara masalah yang lain, saya hanya menghitung-hitung berbagai kemungkinan, kalau saya meneruskan ditengah saya bisa. Saya punya duit sekian bikin tim saya comot-comot pemain menjadi satu tim bisa, namun kalau itu saya lakukan sama saja saya mencederai semangat PSSI," tambah pemilik catering Nendia Prima Rasa itu.
 
"Jika memungkinkan dalam 2-3 tahun kedepan kita akan siap untuk menjadi bagian dari persepakbolaan Indonesia kembali di klub yang berlaga di level yang lebih tinggi lagi," pungkasnya. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats