Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 11 Januari 2017 16:15 WIB

Djarum Superliga Badminton 2017 Berhadiah Total 3,3 Miliar

Jakarta, HanTer - Kejuaraan bulutangkis beregu putra dan putri yang menggunakan format Piala Thomas dan Piala Uber, dimana tiap pertandingan akan memainkan tiga nomor tunggal dan dua nomor ganda bertajuk Djarum Superliga Badminton 2017 akan kembali digelar. 
 
Tahun ini, event berlevel internasional berhadiah total 3,3 Miliar tersebut akan berlangsung di DBL Arena, Surabaya, pada 19-26 Februari 2017.
 
Menurut Wiranto selaku Ketua Umum PP PBSI kala hadir dalam acara konferensi pers Djarum Superliga Badminton 2017 yang berlangsung di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (11/1/2017), ajang tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain muda menambah pengalaman bertandingnya, lantaran ditiap tim yang bertanding di isi oleh pemain berkelas dunia.
 
“Pemain-pemain muda kita harus diberikan pengalaman bertanding, salah satunya lewat superliga ini. Tiap klub diberi kesempatan untuk diperkuat pemain kelas dunia, secara tidak langsung maka kita memberi kesempatan kepada pemain Indonesia untuk bertanding melawan pemain top,” ujar Wiranto, 
  
Dalam perhelatan tersebut, sebanyak 19 klub dari Indonesia maupun asing akan ambil bagian. Juara bertahan beregu putra, Musica Champion bertekad ingin mempertahankan gelar juara yang mereka raih dua tahun lalu di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Bali. Begitupun putri-putri Jaya Raya yang masih belum terkalahkan, mereka pun akan berusaha mati-matian untuk kembali menjadi jawara di beregu putri.
 
“Saya sangat mengapresiasi Djarum Foundation atas konsistensinya mendukung perkembangan bulutangkis Indonesia. Mudah-mudahan keinginan kita bersama untuk mewujudkan kembali kejayaan bulutangkis Indonesia bisa terwujud,” sambung Wiranto.
 
Seperti superliga sebelumnya, para bintang bulutangkis dunia juga akan hadir dan menambah serunya kompetisi yang berhadiah total 250 ribu Dollar AS atau setara dengan Rp. 3,3 Miliar. Total hadiah ini dibagi rata di kelompok putra dan putri, dimana juara mendapat hadiah sebesar 60 ribu Dollar AS, runner-up 30 ribu Dollar AS, sementara peringkat tiga dan empat masing-masing mendapat 20 ribu Dollar AS dan 15 ribu Dollar AS.
 
Tiap klub yang mengikuti superliga mendapatkan subsidi sebesar Rp. 50 juta, serta subsidi tambahan sebesar enam ribu Dollar AS jika klub tersebut berniat menyewa pemain asing untuk memperkuat klub mereka. Tak ada batasan maksimal untuk klub dalam menentukan jumlah pemain asing, namun pemain asing hanya boleh tampil di dua partai saja. Pemain tersebut juga harus memiliki peringkat dibawah rangking 100 dunia.
 
“Tahun ini superliga akan hadir lebih menarik, hadiah dan subsidi untuk klub ditingkatkan. Hal ini otomatis akan meningkatkan kompetisi antar klub peserta. Persiapan kejuraan pun sudah hampir 90 persen rampung,” kata Achmad Budiharto, Direktur Djarum Superliga Badminton 2017.
 
Tahun ini, nama-nama pebulutangkis papan atas sudah dipastikan akan berlaga di superliga. Sebut saja bintang-bintang bulutangkis asal Korea, Lee Yong Dae, Ko Sung Hyun, Shin Baek Cheol, Lee Hyun Il, dan Son Wan Ho. Dari Eropa ada Vladimir Ivanov (Rusia) dan Marc Zwiebler (Jerman). Bakal hadir pula Akane Yamaguchi (Jepang) dan Tanongsak Saensomboonsuk (Thailand), serta pemain ternama dari berbagai negara lainnya.
 
Sedangkan tuanrumah Indonesia juga akan menurunkan pemain-pemain terbaiknya seperti peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, Praveen Jordan/Debby Susanto, Tommy Sugiarto, dan masih banyak lagi.
 
Sementara itu, Direktur PT. Djarum, Yan Haryadi Susanto mengatakan bahwa tujuan digulirkannya kembali Superliga ini tak lain untuk terus memasyarakatkan olahraga bulutangkis sehingga makin besar animo masyarakat terhadap cabang olahraga tersebut.
 
"Superliga bisa dijadikan ajang melatih mental para atlet-atlet kita dengan menggunakan format Piala Thomas dan Uber, maka pemain akan terbiasa bertanding di turnamen beregu, selain itu kami berupaya untuk terus memasyarakatkan cabang olahraga ini, karena semakin besar animo masyarakat terhadap bulutangkis maka tak menutup kemungkinan semakin banyak juga bibit-bibit bulutangkis Indonesia di masa yang akan datang," tutur Yan Haryadi Susanto. 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats