Di Publish Pada Tanggal : Senin, 09 Januari 2017 22:21 WIB

Aher: 14 Atlet Positif Doping Mencederai Semangat Sportivitas, Sekaligus Tindak Penipuan

Bandung, HanTer - Sebanyak 12 atlet PON XIX/2016 dan dua atlet Peparnas XV/2016 Jawa Barat dinyatakan positif menggunakan doping. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV Tahun 2016 Jawa Barat Ahmad Heryawan, pasca dirinya menerima hasil pemeriksaan sampel urine yang dikirim ke National Dope Testing Laboratory, di India, dari pemenang medali emas dan perak serta pemecah rekor nasional.
 
"Diketahui hasil pemeriksaan doping di National Dope Testing Laboratory, India ada 12 atlet PON yang dinyatakan positif doping dan dua atlet Peparnas positif doping," kata Ahmad Heryawan dalam jumpa pers, di Gedung Sate Bandung, Senin (9/1/2017).
 
Ia mengatakan sebelumnya Koordinator Pengawasan Doping Bidang Kesehatan PB PON XIX dan Peparnas XV Tahun 2016 Jawaa Barat telah melakukan sejumlah prosuder terkait pengawasan tentang doping yakni dengan mengambil random sampel urine atlet pemenang medali emas, perak dan pemecah rekor nasional.
 
"Untuk PON, ada 476 sampel urine dan sebanyak 464 sampel dinyatakan negatif (doping) dan 12 dinyatakan positif (doping) dan ada 130 sampel urine untuk Peparnas XV kemudian sebanyak 128 urine dinyatakan negarif (doping) dan dua dinyatakan positif (doping)," ujar pria yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat itu.
 
Pria yang akrab disapa Aher itu menerangkan dari 12 atlet PON yang positif doping tersebut terdiri dari delapan atlet cabang olahraga binaraga, satu atlet berkuda, satu atlet angkat berat serta dua  atlet dari cabang menembak.
 
"Jika diurutkan dari asal provinsi, rinciannya Jabar empat atlet, Jateng tiga atlet, Bengkulu satu atlet, DIY satu atlet, Bangka Belitung satu atlet, Kalimantan Timur satu atlet dan Kepulauan Riau satu atlet," jelas Aher.
 
Sementara itu, untuk atlet Peparnas XV yang positif doping, Aher melanjutkan yakni satu atlet dari cabang olahraga atletik dari Jawa Barat dan satu atlet dari cabang olahraga tenis meja dari Maluku.
 
Dengan kondisi seperti ini, orang nomor satu di Jawa Barat itu menyayangkan adanya atlet PON XIX dan Peparnas XV Tahun 2016 yang positif doping karena hal tersebut mencederai semangat sportivitas olahraga dan merupakan tindak penipuan.
 
"Selain itu, untuk atlet PON dan Peparnas yang positif doping, medalinya dicabut, bonusnya tidak jadi diberikan, namun pembatalan medali tidak akan merubah posisi atau urutan," pungkas Aher. 
 
Daftar atlet PON XIX dan Peparnas XV Tahun 2016 Positif Doping.
 
Atlet PON 
 
1.Roni Romero, laki-laki, binaraga, emas, Jawa Barat
2. I Ketut Gede Arnawa, laki-laki, binaraga, perak, Bengkulu 
3. Rahman Widodo, laki-laki, binaraga, perak, DIY
4. Kurniawansyah, laki-laki, binaraga, perak, Bangka Belitung
5. Zainal, laki-laki, binaraga, perak, Jawa Barat
6. Mualipi, laki-laki, binaraga, emas, Jawa Tengah
7. MHei, laki-laki, binaraga, perak, Jawa Tengah
8. Iman Setiaman, laki-laki, binaraga, emas, Jawa Barat
9. Agus Waluyu, laki-laki, menembak, emas, Jawa Barat
10. Safrin Sihombing, laki-laki, menembak, emas, Kepulauan Riau
11. Jendri Turangan, laki-laki, berkuda, emas, Jawa Tengah
12. Awang Latiful Habil, laki-laki, angkat berat, emas, Kalimantan Timur
 
Atlet Peparnas 
13. Adyos Astaan, laki-laki, tenis meja, emas, Maluku
14. Cucu Kurniawan, laki-laki, atletik, emas, Jawa Barat
 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats