Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 06 Januari 2017 22:54 WIB

ISSI Tunjuk Bukit Sulap Sebagai Venue National Championships Downhill dan Cross-country

Lubuklinggau, HanTer - Keinginan Lubuklinggau untuk kembali menggelar kompetisi mountain bike berskala nasional dan internasional nampaknya akan terealisasi, pasca PB ISSI memutuskan akan menunjuk kota di Sumatra Selatan tersebut sebagai tuan rumah gelaran National Championships untuk disipliln downhill dan cross-country yang rencananya akan berlangsung Juli 2017.
 
Keputusan ini diambil setelah Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari, melakukan peninjauan ke trek downhill dan cross-country di Lubuklinggau yang didampingi langsung oleh Walikota Lubuklinggau Dr. H. S. N. Prana Putra Sohe, MM dan Ketua Pengcab ISSI Lubuklinggau Leonardi Sohe.
 
Oktohari mengatakan jika PB ISSI siap bekerja sama dengan pemerintah daerah yang memiliki inisiatif mengembangan prestasi balap sepeda, seperti Lubuklinggau. “Daerah ini cukup potensial untuk menjadi pusat pelatihan mountain bike di Indonesia, khususnya untuk region Sumatra, karena memiliki fasilitas yang baik, seperti inclinator dan jalur evakuasi yang variatif, ditambah lagi dukungan dari pemerintah setempat," ungkap Raja Sapta Oktohari, Jumat (6/1/2017).
 
"Terkait hal tersebut, maka kami akan menerbitkan surat penunjukkan Lubuklinggau sebagai pusat pelatihan MTB di Sumatra dan menunjuk sebagai tuan rumah National Championships yang akan berlangsung Juli mendatang,” tambah pria yang menjadi CdM kontingen Indonesia dalam Olimpiade Brasil 2016 lalu itu.
 
Sementara itu Walikota Lubuklinggau Dr. H. S. N. c, Prana Putra Sohe, MM mengatakan jika venua yang akan dipakai pada perhelatan Juli mendatang yakni trek di Bukit Sulap, sebelumnya pernah menjadi tuan rumah untuk gelaran Pekan Olahraga Nasional 2004 serta Kejuaraan MTB Asia tahun 2014.
 
Trek downhill memiliki panjang 2,8 kilometer dengan straight line dan rock garden, sementara trek cross-country memiliki panjang 4,3 kilometer. Trek Bukit Sulap ini memenuhi kriteria untuk kegiatan National Championships, Continenal Champhionships, maupun UCI race kategori C2 dan C3.
 
Menurutnya, trek mountain bike di Bukit Sulap memiliki keunikan tersendiri karena trek ini terletak di tengah kota dan hanya membutuhkan waktu 10 menit bersepda dari pusat kota untuk mencapainya. Di luar trek dan sarananya, Pemkot Lubuklinggau juga telah memikirkan sarana penunjang lain.
 
"Tak hanya itu, Pemerintah Kota Lubuklinggau pun telah membangun inclinator, atau kereta berjalur miring, untuk membawa atlet dan sepedanya dari kaki bukit menuju gerbang start yang terletak di puncak bukit," terang Prana Putra Sohe.
 
“Untuk sarana penunjang lain, Lubuklinggau bisa dicapai melalui udara dan juga darat, dengan kereta api dan jalan raya. Kami juga memiliki akomodasi yang cukup. Insya Allah, tahun ini akan diresmikan empat hotel baru berbintang tiga dan empat. Jadi, saya rasa tidak berlebihan jika kami mengundang ketua umum PB ISSI untuk melihat potensi yang kami miliki,” pungkas Prana. Hermansyah


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats