Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 21 September 2016 23:41 WIB

Ni Nengah Belum Puas Raih Perunggu

Jakarta, HanTer - Ni Nengah Widiasih menjadi satu-satunya atlet difabel Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di pagelaran Paralimpiade Rio de Janeiro tahun ini. 
 
Wanita asal Bali itu berhasil menyuguhkan satu-satunya medali bagi merah putih dengan menggondol perunggu. Tentu itu merupakan sebuah prestasi lanjutan yang sebelumnya Indonesia sukses menyajikan satu emas dan dua perak di Olimpiade. 
 
Meski berhasil menyelamatkan nama Indonesia dengan mengibarkan sang merah putih di Brasil, dirinya masih belum puas atas torehannya yang baru diraihnya itu. Ni Nengah Widiasih yang turun di kelas 41 kg sukses meraih perunggu setelah mampu mengangkat beban seberat 95 kg. 
 
Angkatan peraih medali pertama bagi kontingen Indonesia di Brazil ini terpaut sembilan kilo dengan peraih emas, yaitu Nazmiye Muratli dari Turki dengan angkatan 104 kg.
 
"Saya sangat berterimakasih kepada orang tua saya. Karena ini semua juga berkat doa orangtua. Jangka panjang saya akan tetap terus latihan. Ambisi saya bukan hanya disini tapi saya masih punya target di (Olimpiade -Red) Tokyo 2020. Semoga bisa lebih baik lagi," kata Nengah dalam keterangan pers di Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (21/9/2016).  
 
Tak hanya itu, dirinya juga berterimakasih kepada pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dimana pada saat ini sangat konsen dalam menunjang masa depan atlet, baik pemberian bonus maupun jaminan hari tua yang diberikan.
 
 
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang sengaja menyambut kontingen Paralimpiade Indonesia mengaku puas meskipun para atlet difabelnya hanya mampu menyabet satu medali, yakni perunggu di ajang bergengsi dunia empat tahunan itu.
 
Namun, dirinya tetap akan memberikan bonus yang telah dijanjikan. Dimana atlet Olimpiade maupun Paralimpiade mempunyak hak yang sama.
 
"Bonusnya seperti pemerintah janjikan bagi peraih medali emas 5 miliar, perak 2 miliar dan perunggu 1 miliar. Artinya Ni Nengah Widiasih berhak mendapatkan bonus itu tanpa dipotong pajak," tegas Imam. 


(Eka)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats