Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 15 Mei 2016 00:02 WIB

Hendra Setiawan Berharap Tim Thomas Indonesia Cetak Sejarah

Jakarta, HanTer - Putaran Final Piala Thomas dan Uber 2016 akan segera dimulai. Seluruh tim yang menjadi kontestan telah bersiap untuk bertarung memperebutkan lambang supremasi beregu putra dan putri ini, termasuk tim Indonesia.
 
Bagi tim Thomas Indonesia datang dengan kekuatan penuh ke Kunshan, China, melalui kombinasi pemain senior dan pemain muda seperti Ihsan Maulana Mustofa, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Namun tim Uber kali ini tidak diperkuat dua pemain senior, Linda Wenifanetri dan Nitya Krishinda Maheswari.
 
Satu titel yang berhasil direbut tim Thomas di ajang Asia Team Championships 2016 di Hyderabad, India, menjadi bekal positif pebulutangkis putra terbaik Indonesia sekaligus berkeyakinan untuk bisa meraih hasil maksimal di putaran final yang akan berlangsung pada 15-22 Mei 2016 ini.
 
“Persiapan tim Indonesia sudah maksimal 100 persen, pemain dalam keadaan baik dan tidak ada pemain yang cedera. Semoga tim Thomas Indonesia bisa juara dan mencetak sejarah,” ucap Kapten Tim Thomas Indonesia Hendra Setiawan, dalam acara konferensi pers di Kunshan Sport Center Stadium, Sabtu (14/5/2016).
 
“Kami pun coba realistis dimana tim tuan rumah begitu tangguh di sektor putra maupun putri. Namun saya rasa semua negara tetap punya peluang untuk menang dan semua mau mengalahkan dominasi China,” tutur Manajer Tim Indonesia, Rexy Mainaky, menambahkan. 
 
Keperkasaan China selaku tuan rumah memang tak diragukan lagi. Tim unggulan pertama ini menyatakan siap untuk mempertahankan Piala Uber dan merebut Piala Thomas dari tangan Jepang, dimana pada putaran final dua tahun lalu di New Delhi, India, China secara mengejutkan ditaklukkan Jepang, tim Matahari Terbit ini akhirnya merebut Piala Thomas untuk yang pertama kalinya.
 
“Setiap tim yang lolos ke final Piala Thomas dan Uber adalah tim yang kuat, jadi kami akan melakukan yang terbaik untuk menjadi juara,” ucap Li Yongbo, Kepala Pelatih Tim Bulutangkis China. 
 
“Rasanya memang tidak enak waktu kami kalah di Piala Thomas 2014, karena kami biasa berada di puncak. Namun sekarang kami sudah memperbaiki teknik dan strategi, kami berada ke Kunshan untuk menang,” pungkas Li.
 
Tim Thomas Indonesia sendiri akan memulai laga pertama di penyisihan grup B pada Minggu (15/5/2016), malam, pukul 19.00 waktu Kunshan. Akankah tim Thomas Indonesia mampu mencetak sejarah dengan memenangkan piala tersebut untuk keempatbelas kalinya? Kita nantikan dan mari kita doakan bersama...


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats