Di Publish Pada Tanggal : Minggu, 24 April 2016 21:46 WIB

Brigjen (Pol) Johni Asadoma Gantikan Reza Ali pimpin Pertina 2016-2020

 
 
 
Jakarta, HanTer – Musyawarah Nasional PP Pertina ke-19  yang berakhir Minggu (24/4/2016) di Hotel Grand Mercure Jakarta, akhirnya mengantar Brigjen (Pol) Johni Asadoma sebagai Ketua Umum PP Pertina masa Bhakti 2016-2020. Nama Johni Asadoma merupakan satu –satunya calon yang muncul di arena Munas. Bahkan mantan petinju amatir yang sukses meniti karir di Kepolisian ini melenggang mulus tanpa ada kandidat lain dimana sehgari sebelumnya Hary Tanoesoedibjo yang juga sebagai kandidat mempersilahkan Asadoma mengomandoi Pertina periode selanjutnya.
 
Nama Jhony Asadoma bukanlah figur baru di lingkup olahraga Tinju amatir . Lulusan Akpol 1989 ini mengawali karir sebagai petinju amatir. Karirnya di atas ring diantaranya mewakili Indonesia di Olimpiade Los Angeles 1984. Kemudian meraih medali emas Sea Games 83 Singapura dan Medali emas Piala Presiden 1984. Dalam sambutannya Jhony Asadoma mengatakan, siap mengemban tugas sebagai Ketua Umum  dan mengangkat kembali prestasi tinju amatir.
 
“Kalau tidak salah saya ini adalah orang ketiga yang berasal dari atlit memimpin induk organisasi Olahraga setelah Ferry Souneville di cabang Bulutangkis dan Maulwi Saelan di PSSI,” kata Jhony Asadoma. Untuk itu ia bersama jajaran pengurus yang akan dibentuk nantinya siap membawa tinju amatir ke arah yang lebih baik. “Untuk olimpiade Rio sudah dipastikan peluang kita sudah tidak ada dan kini fokus pada Olimpiade berikutnya di Tokyo 2020 nanti,” ucap Johni Asadoma.
 
Munas PP Pertina ke-19 diwaranai aksi Walk Out. Aksi Walkout itu dilakukan oleh 16 Pengprov yang tidak setuju dimasukkannya Pengprov Sulawesi Utara dan Bali. Sulawesi Utara di Sidang pertama telah dinyatakan abstain, karena ada dua mandat yang berbeda.
 
Sementara Pertina Bali kepengurusan baru tidak disahkan oleh PP Pertina karena Ketua Pertina Bali saat ini sudah menjebat sebagai Ketua 3 periode. Jhony Asadoma sebagai Ketua Umum, juga ditetapkan sebagai Ketua Formatur didampingi Reza Ali Ketua PP Pertina 2012-2016, Bonix Saweho dari Sulawesi Utara dan Haryoto dari Nusa Tenggara Barat. Formatur diberi waktu 30 hari untuk menyusun kepengurusan PP Pertina masa Bhakti 2016-2020.  Hermansyah


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats